PEMAIN BINTANG: Imbas Kritik soal Korupsi, Lionel Messi Terancam Sanksi 2 Tahun

Megabintang timnas Argentina, Lionel Messi, menerima kartu merah dalam laga perebutan peringkat ketiga Copa America 2019 melawan timnas Cile di Stadion Arena Corinthians, Sabtu (6/7/2019). (Sumber: bolasport.com/TWITTER.COM/INDYFOOTBALL)

Baranews.co – Megabintang Argentina, Lionel Messi, terancam sanksi larangan bemain dua tahun sebagai potensi kasus pencemaran terhadap otoritas CONMEBOL.

Imbas kritik tajam Lionel Messi buat Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) bisa berbuntut panjang.

Dikutip dari as.com, kapten timnas Argentina itu mungkin saja menghadapi skors atau larangan bermain di level internasional selama dua tahun jika terbukti bersalah.

Messi dihadapkan pada pasal dalam regulasi CONMEBOL tentang “tuduhan, penghinaan, atau pelecehan integritas terhadap institusi atau secara personel.”

Sebelumnya, Messi mengomentari bahwa hasil pertandingan Copa America 2019 korup karena telah diatur untuk memenangkan tuan rumah, Brasil.

Klaim superstar Barcelona itu ditujukan kepada perangkat pertandingan hingga konfederasi yang diklaim merugikan rival-rival Brasil.

Komentar Messi meluncur usai timnas Argentina menekuk Cile dalam duel perebutan tempat ketiga, Sabtu (6/7/2019) waktu setempat.

Pada laga itu, sang bintang diusir wasit akibat terlibat insiden tubruk badan dengan Gary Medel.

Sebelumnya, Messi juga berkoar soal kepemimpinan wasit yang berat sebelah memihak Brasil setelah Argentina dihantam Selecao di semifinal.

CONMEBOL sudah memberikan reaksi tegas sebagai respons tudingan Messi.

“Kami tidak dapat menerima bahwa beberapa insiden di kompetisi yang melibatkan 12 tim, dengan semuanya berada dalam posisi setara, mendapat tuduhan tak berdasar dan mempertanyakan integritas Copa America,” demikian pernyataan resmi CONMEBOL.

“Tuduhan ini menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap kompetisi, semua pemain, dan ratusan pelaku profesional dari CONMEBOL yang sejak 2016 telah bekerja tanpa lelah untuk menjadikan sepak bola Amerika Selatan transparan,” begitu lanjutannya.

Jika konfederasi membawa urusan ini ke pengadilan dan klaim pelecehan integritas dikabulkan, Lionel Messi mungkin saja diganjar sanksi dilarang memperkuat timnas Argentina hingga 2021.

Andai itu terjadi, Messi bakal absen memperkuat Argentina dalam perjuangan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Selain itu, dia bisa melewatkan pergelaran Copa America 2020 yang berlangsung di Kolombia dan negaranya sendiri, Argentina.

Padahal, edisi Piala Amerika tahun depan akan krusial karena digadang-gadang sebagai kesempatan terakhir Messi untuk mempersembahkan gelar bagi timnas Argentina.

Namun, potensi kasus ini bermuara kepada satu pertanyaan.

Apakah CONMEBOL berani menyeret Messi dan membiarkan aset terbesar sepak bola Amerika Selatan absen memamerkan kehebatannya di lapangan? (as.com/Beri Bagja/bolasport.com)/bh