Djarot: Ketum PDI-P Tetap Megawati, Tinggal Mengukuhkan

Politisi PDI-P, Djarot Saiful Hidayat (tengah) dalam Musyawarah Nasional ke-IX Ikatan Alumni Universitas Brawijaya di Kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Sabtu (6/7/2019). (Sumber: kompas.com - ANDI HARTIK)

Malang, Baranews.co – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P), Djarot Saiful Hidayat memastikan, Kongres V PDI-P akan mengukuh kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum.

Pernyataan Djarot itu sekaligus penepis anggapan bahwa Kongres V dipercepat karena putri Proklamator itu ingin mundur.

“Dalam kongres untuk ketua umum tetap Bu Mega, tinggal mengukuhkan,” kata Djarot, di sela Musyawarah Nasional ke-IX (Munas) Ikatan Alumni Universitas Brawijaya, di Kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang (6/7/2019).

Sehingga, dalam kongres yang akan berlangsung di Bali, lanjut Djarot, nanti tidak akan ada pemilihan ketua umum.

Djarot mengklaim, seluruh kader PDI-P solid dengan pilihan itu. Sebab, menurutnya, semua kader PDI-P menginginkan Megawati untuk kembali memimpin partai berlambang banteng itu.

Di sisi lain, PDI-P tidak menerapkan voting dalam pemilihan. Posisi ketua umum dipilih berdasarkan musyawarah mufakat.

“Kami dalam PDI-P mendasarkan diri pada musyawarah mufakat. Tidak ada voting. Karena voting membelah dan voting rawan permainan uang. Harus musyawarah mufakat,” ungkap dia.

Diketahui, pelaksanaan Kongres V PDI-P dipercepat. Kongres yang sejatinya masih akan berlangsung pada tahun 2020 mendatang, dipercepat menjadi tanggal 8 hingga 11 Agustus 2019 mendatang di Bali. (Kontributor Malang, Andi Hartik/kompas.com)/if