Menteri Baru Resmi Dilantik, Termin Kedua Pemerintahan Koalisi Siap Bekerja

Ken Wyatt menjadi warga Aborijin pertama yang menjadi menteri dan menjabat Menteri Urusan Pribumi di pemerintahan Scott Morrison yang baru. (Sumber: ABC News: Andy Kennedy)

Wajah baru di jajaran kabinet Perdana Menteri Australia Scott Morrison resmi dilantik seiring dimulainya termin kedua pemerintahan Koalisi pasca kemenangan yang mengejutkan pada pemilu federal pertengahan Mei lalu.

Oleh: Brett Worthington

Canberra, Baranews.co – “ABC” memprediksi pemerintahan Koalisi akan menguasai 77 kursi di Majelis Rendah, melampaui penguasaan kursi yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan mayoritas.

Menteri baru Pemerintahan Koalisi dilantik:

  • Wajah baru dalam kabinet PM Scott Morrison mulai bekerja setelah menang dalam pemilu federal
  • Ken Wyatt menjadi orang Aborijin pertama yang menjadi Menteri di kabinet
  • Tujuh Menteri perempuan mencetak rekor baru untuk perwakilan perempuan di Kabinet

Jajaran kabinet baru Perdana Menteri Scott Morrison mendatangi kediaman Gubernur Jenderal Australia pada Rabu (29/5/2019), dimana Gubernur Jenderal Australia Sir Peter Cosgrove melantik frontbench baru untuk mulai bekerja.

Tepuk tangan riuh terdengar saat anggota parlemen Australia Barat Ken Wyatt dilantik, karena ia menjadi orang Aborijin pertama yang duduk di Kabinet.

Pria dari suku Yamatji-Wongi-Noongar ini juga merupakan orang Aborijin pertama yang memegang portofolio Urusan Masyarakat Pribumi dalam Pemerintahan.

Hal lain yang menjadi sorotan adalah ikut dilantiknya tujuh wanita dalam jajaran kabinet pemerintahan koalisi yang baru. Ini merupakan rekor terbanyak perempuan dalam sejarah pemerintah Australia.

Wakil Partai Nasional Bridget McKenzie menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai Menteri Pertanian.

Perdana Menteri Scott Morrison juga mengangkat anggota parlemen NSW Sussan Ley, senator Australia Barat Linda Reynolds dan senator Australia Selatan Anne Ruston masuk dalam kabinetnya, bergabung dengan Menteri Luar Negeri Marise Payne dan Menteri Perindustrian Karen Andrews.

Dengan melakukan itu, PM Scott Morrison terpaksa harus menggeser mantan menteri lingkungan hidup Melissa Price dari Kabinet.

Sementara oposisi Australia menurut rencana akan menyusun kabinet bayangan mendampingi ketua Partai Buruh Federal baru Anthony Albanese, yang sukses mengambil alih jabatan teratas di partai tersebut tanpa terbantahkan karena tidak ada sosok lain yang mengajukan diri untuk bersaing dengannya.

Selain itu Partai Buruh sedang mempertimbangkan gugatan hukum atas kemungkinan kemenangan Partai Liberal di daerah pemilihan Chisholm Melbourne, Victoria di tengah tuduhan adanya materi kampanye yang menyesatkan dan taktik kotor. (ABC News/swh).