PASCA PEMILU 2019: PM Inggris dan Australia Beri Selamat kepada Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo menerima telepon dari Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/4/2019) lalu. Setelah PM Malaysia, menyusul kepala pemerintahan selanjutnya, seperti PM Inggris Theresa May dan PM Australia Scott Morrison. (Sumber: KOMPAS/NINA SUSILO)

Jakarta, Baranews.co – Perdana Menteri Kerajaan Inggris Theresa May dan PM Australia Scott Morrison memberi ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo atas sukses, lancar dan demokratisnya penyelenggaraan Pemilihan Umum serentak di Indonesia pada 17 April 2019 lalu.

Mengutip siaran pers Deputi Bidang Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Minggu (05/05/2019), disebutkan, ucapan tersebut disampaikan melalui sambungan telepon sekitar pukul 19.00, Sabtu (4/5/2019) lalu, dan Minggu (5/5/2019) siang tadi. Saat itu Presiden Jokowi menerima telepon tersebut di Istana Bogor, Jawa Barat.

GETTY IMAGES

Theresa May

Dalam tanggapannya, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih. Ini tidak sebatas atas apresiasi May terhadap kesuksesan Pemilu 2019 di Indonesia, tetapi juga atas dukungan pemerintah Kerajaan Inggris dalam proses pelaksanaan pemilu bagi warga negara Indonesi di London.

Presiden Jokowi  juga menjelaskan bahwa pemilu pada 17 April 2019 lalu berjalan damai, adil, dan transparan. Pada akhir pembicaraan, kedua pemimpin negara juga sepakat akan terus meningkatkan kerja sama bilateral sebagai tanda peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Kerajaan Inggris. Demikian pula dalam peningkatan hubungan Indonesia dengan Australia. (FX LAKSANA AGUNG SAPUTRA)/Kompas Cetak

FOTO OLEH ADAM TAYLOR / KANTOR PERDANA MENTERI AUSTRALIA / AFP

Foto selebaran yang diambil dan dirilis pada 20 Maret 2019 ini oleh Kantor Perdana Menteri Australia menunjukkan Perdana Menteri Scott Morrison menulis pesan dalam sebuah buku belasungkawa di Komisi Tinggi Selandia Baru di Canberra, setelah serangan penembakan massal di dua masjid di Christchurch yang menewaskan 50 jemaah Muslim.