PEMILU 2019: 55 Persen Suara Nasional Masuk Situng, Jokowi-Amin Raih 56 Persen Suara

Sistem Informasi Penghitungan Suara atau Situng Komisi Pemilihan Umum pada Selasa (30/4/2019) pukul 12.15 WIB (Sumber: Kompas)

Jakarta, Baranews.co – Sebanyak 55 persen suara nasional telah masuk ke dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara atau Situng Komisi Pemilihan Umum pada Selasa (30/4/2019), pukul 12.15. Pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, masih unggul atas pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Hingga siang ini, laman Situng pemilu2019.kpu.go.id menunjukkan, hasil penghitungan suara dari 450.540 tempat pemungutan suara (TPS), dari total 813.350 TPS, telah direkapitulasi. Jumlah ini setara dengan 55,39 persen suara.

Hasil penghitungan suara sementara menunjukkan, pasangan Jokowi-Amin mendapatkan  47.558.494 suara atau 56,13 persen. Sementara pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan suara sebanyak 37.175.331 atau setara 43,87 persen suara.

KOMPAS/SHARON PATRICIA

Para operator dan verifikator Situng.

Rekapitulasi sementara ini juga menunjukkan pasangan Jokowi-Amin unggul di 22 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Kalimantan Utara.

Sementara pasangan Prabowo-Sandi unggul di 12 provinsi lainnya, yaitu Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

Data Situng berasal dari salinan formulir C1 yang merupakan hasil penghitungan suara di setiap TPS. Meski demikian, Situng bukanlah hasil resmi yang akan digunakan untuk menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih. Hasil resmi diambil berdasarkan penghitungan suara manual yang dilakukan berjenjang dari tingkat TPS hingga nasional. (SATRIO PANGARSO WISANGGENI)/Kompas Cetak