IPTEK: Biji Chia, Terbukti Berkhasiat bagi Kesehatan dan Kecantikan

Sumber: dw.com

Biji Chia mengandung gizi dalam jumlah banyak. Sehingga banyak orang menyebutnya sebagai salah satu makanan paling sehat di dunia. Manfaatnya sudah diuji dalam sebuah studi. Anda sudah pernah mencoba?

Kaya gizi, rendah kalori

Biji Chia ada yang berwarna kehitaman dan ada yang berwarna krem. Biji ini berasal dari tanaman Salvia Hispanica. Kata Chia yang berarti kekuatan berasal dari bahaya Maya kuno. Suku Aztek dan Maya memang sudah menyadari manfaat biji Chia sebagai sumber energi. Tetapi baru populer sebagai “super food” beberapa tahun belakangan ini.

Frische exotische Früchte und eine Flasche Kokosmilch Vegan Trends (picture alliance/dpa)

Mudah diikutsertakan dalam diet

Biji Chia tidak berasa apapun, sehingga bisa dicampurkan dengan makanan apa saja. Biji berukuran kecil ini tidak perlu digiling serta bisa disantap mentah, sehingga bisa dengan mudah digunakan. Biji Chia bisa direndam dalam sari buah, ditambahkan pada bubur atau puding atau smoothies, atau ditambahkan pada masakan yang dipanggang.

Chia Samen in hölzernen Schaufeln (Colourbox)

Mengandung antioksidan dalam jumlah besar

Ini salah satu keunggulan utama biji Chia. Dan efek terpenting antioksidan adalah memerangi produksi radikal bebas, yang bisa merusak molekul sel dan menyulut proses penuaan dan sejumlah penyakit seperti kanker.

Haferflocken (Fotolia/Printemps)

Serat-serat bermanfaat

Seperti halnya padi-padian, biji Chia juga sarat dengan serat. Biji Chia seberat 28 gram mengandung 12 gram karbohidrat. Serat tidak meningkatkan kadar gula dalam darah. Walaupun termasuk karbohidrat, efek serat sangat berbeda dari pada karbohidrat yang bisa dicerna, misalnya gula atau pati.

Pudding mit Chia-Samen (Colourbox/N. Arzamasova)

Kandungan protein tinggi

Sekitar 14% biji Chia adalah protein. Dibanding tumbuhan lain, ini jumlah yang sangat tinggi. Selain itu, memiliki kandungan asam amino yang penting, sehingga kandungan proteinnya bisa digunakan tubuh dengan baik.

auf der Waage stehen (picture-alliance/Bildagentur-online/Begsteiger)

Sokong Pengurangan Berat Badan

Menurut sebuah studi di Brasil, tingginya kandungan protein pada biji Chia berperan dalam pengurangan lemak. Penyebabnya, protein dalam biji Chia bisa membantu mengurangi nafsu makan dan jumlah makanan yang dikonsumsi, karena menyebabkan timbulnya rasa kenyang lebih cepat.

Future now Blut Blutzellen Flash-Galerie Media Center (eye of science/Oliver Meckes)

Mengurangi gula darah

Studi yang dilakukan terhadap hewan menunjukkan, biji Chia juga memperbaiki sensitivitas atas insulin serta menyokong stabilisasi kadar gula dalam darah setelah menyantap makanan. Beberapa studi pada manusia yang menyantap roti mengandung biji Chia juga menyokong penemuan tersebut.

Schienbein (Colourbox)

Mengandung gizi bagi tulang

Gizi yang dikandung biji Chia antara lain sangat penting bagi kesehatan tulang. Antara lain berupa kalsium, fosfor, magnesium dan protein. Teruma kandungan kalsiumnya sangat tinggi, sehingga biji Chia bisa dijadikan sumber kalsium sangat baik bagi orang yang alergi terhadap susu. (ml/vlz, dari berbagai sumber)/dw.com/swh