Jokowi: Smart City Akan Percepat Smart Nation

Presiden Joko Widodo berharap implementasi Smart City di Indonesia akan dapat mempercepat perwujudan Indonesia sebagai Smart Nation.

Jakarta, Baranews.co – Presiden Joko Widodo berharap implementasi Smart City di Indonesia akan dapat mempercepat perwujudan Indonesia sebagai Smart Nation.

“Selamat atas deklarasi smart citizen, gerakan anak muda untuk berpartisipasi dalam mendukung smart city dan mewujudkan pemerintahan yang responsif. Saya berharap gerakan yang diinisiasi oleh Qlue ini menciptakan smart city dan mempercepat terwujudnya Indonesia Smart Nation,” kata Presiden RI Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi, di Jakarta, pada Kamis (28/3).

Dalam acara Smart Citizen Day yang diselenggarakan oleh Qlue, bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, generasi muda Indonesia yang diwakili oleh 34 pemuda setiap provinsi di Indonesia melakukan deklarasi smart citizen yang bertujuan untuk mendorong pembangunan daerahnya menjadi smart city.

Sebagai keynote speaker, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution, berbicara tentang budaya gotong royong dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi digital mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, dengan penerapan nyata penggunaan teknologi digital dalam hal layanan pemerintah kepada masyarakat untuk memberikan tindak lanjut cepat.

“Pemerintah juga mendorong pembangunan ekonomi di Indonesia yang berpindah dari sumber daya alam menjadi inovasi yang bertumpu pada kemampuan berpikir dan ilmu pengetahuan yang didukung oleh teknologi informasi dan komunikasi. Dengan terus meningkatnya penetrasi internet di Indonesia serta meningkatnya jumlah smart city di Indonesia, pemerintah menargetkan bisa tercipta 1.000 digital startup dengan valuasi bisnis sebesar US$ 10 miliar dengan pertumbuhan e-commerce mencapai 50% per tahun 2020,” papar Darmin.

Dampak Sosial

Smart Citizen Day merupakan puncak perayaan dampak sosial positif yang telah diinisiasi oleh Qlue sejak awal berdiri pada 2016 lalu. Qlue juga menghadirkan lebih dari 20 pembicara kunci yang akan berikan kisah inspiratif untuk memberikan ide mewujudkan Indonesia smart nation.

Smart Citizen Day dihadiri lebih dari 1.500 smart citizen dan lebih dari 20 pembicara dari pemerintah dan pemimpin bisnis untuk memberikan kisah inspiratif di berbagai sektor untuk memberikan ide mewujudkan Indonesia Smart Nation.

Dalam acara ini, Qlue mempersembahkan eksibisi teknologi smart city dan instalasi art – technology yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas bisnis. Pengunjung dapat melihat dan merasakan langsung berbagai ragam inovasi teknologi karya anak bangsa untuk mewujudkan smart city dan bagaimana realisasi Smart Nation berjalan.

Founder dan CEO Qlue, Rama Raditya menjelaskan Qlue sukses membantu pemerintah DKI Jakarta dalam menerapkan smart city dalam program Jakarta Smart City. Dalam satu tahun, Qlue memberikan kontribusi mengurangi titik banjir dari 8.000 titik menjadi 450 titik, mengurangi pungutan liar hingga 72%, dan meningkatkan kepercayaan warga terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta dari 34% menjadi 97%.

“Berawal dari mimpi kita semua untuk mewujudkan smart city di Indonesia, Qlue telah berkembang menjadi ekosistem smart city terlengkap dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia. Saat ini, solusi teknologi Qlue telah hadir lebih dari 15 kota dan lebih dari 50 institusi,” kata Founder dan CEO Qlue, Rama Raditya

Untuk itu, kata Rama, Qlue siap mendukung program 100 smart cityIndonesia yang dicanangkan oleh pemerintah. Qlue mengadakan Smart Citizen Day dengan tujuan untuk memperkenalkan berbagai pemanfaatan solusi teknologi smart city berbasis Artificial Intelligent (AI), Internet of Things (IoT), serta integrasi data untuk menangani permasalahan kota, instansi, dan perusahaan multi industri yang dapat diaplikasikan untuk proses pengambilan keputusan.

(beritasatu.com/hp)