TRANS-PAPUA: 30 Jembatan Ruas Wamena-Mamugu Mulai Dibangun

Proses pembangunan jalan di salah satu titik ruas Mbua-Dal, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (16/8) oleh Denzipur 12/Nabire dan Denzipur 13/Sorong. Maret 2019 ini, sebanyak 30 jembatan yang menghubungkan jalan Trans- Papua dari Wamena ke Mamugu mulai dibangun. (Sumber: KOMPAS/NOBERTUS ARYA DWIANGGA MA)

Jayapura, Baranews.co – Pembangunan 30 jembatan yang menghubungkan jalan Trans- Papua dari Wamena ke Mamugu dimulai bulan ini. Sebanyak 600 anggota TNI AD dikerahkan secara bertahap untuk membangun jembatan itu.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XVIII Papua Osman Marbun saat dihubungi dari Jayapura, Selasa (5/3/2019), mengatakan, 600 anggota TNI berasal dari Batalyon Zeni Tempur 8/Sakti Mandra Guna dan Batalyon Infanteri Para Raider 431 Kostrad dikirim ke Papua secara bertahap sejak Senin (4/3).

Kedua satuan ini dari Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin, Sulawesi Selatan. Pembangunan jembatan itu di bawah pengawasan tenaga ahli dari dua badan usaha milik negara, yakni PT Istaka Karya dan PT Brantas Abipraya.

Jalan Trans-Papua ruas Wamena-Mamugu terletak di wilayah tiga kabupaten, yakni Asmat, Nduga, dan Jayawijaya. Pembangunan 30 jembatan ini akan menghubungkan jalan dari Mamugu ke Wamena sepanjang 284,30 kilometer.

Menurut rencana, jalan trans ini menjadi pusat distribusi barang kebutuhan pokok dan material untuk proyek infrastruktur ke seluruh kabupaten di kawasan pegunungan tengah Papua.

Kabupaten yang akan mendapatkan dampak dari kehadiran jalan tersebut, antara lain, Nduga, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Puncak, Yalimo, Jayawijaya, Mamberamo Tengah, dan Tolikara.

TNI turut dikerahkan dalam pembangunan jalan trans ini karena di sejumlah lokasi masih rawan gangguan keamanan. Seperti diketahui, kelompok Egianus Kogoya menyerang 28 pekerja Istaka Karya di Bukit Kabo, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, 2 Desember 2018. Total 17 orang meninggal, 7 orang selamat, dan 4 orang belum ditemukan.

Sebelum insiden itu, pembangunan jembatan baru selesai 5 unit dari total 35 unit di jalan Trans-Papua dari Wamena-Mamugu.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, selain 600 anggota TNI yang mengerjakan jembatan di titik rawan, sekitar 200 tentara juga dikerahkan untuk pengamanan proyek tersebut. (FLO)/Kompas Cetak

Be the first to comment

Leave a Reply