LIGA CHAMPIONS: Tipuan Wajah “Los Blancos”

Luca Modric (kedua dari kanan) dan rekan-rekannya berlatih di fasilitas latihan Real Madrid di Valdebebas, Madrid, Spanyol, Senin (4/3/2019). Real Madrid akan menjamu Ajax Amsterdam pada laga kedua babak 16 Besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (6/3/2019) pukul 03.00 WIB. (Sumber: Kompas/AP PHOTO/MANU FERNANDEZ)

Madrid, Baranews.co – Real Madrid akan menjamu Ajax Amsterdam pada laga kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (6/3/2019) pukul 03.00 WIB, dalam keadaan terluka. Dalam empat hari, dua kali  mereka dipermalukan Barcelona sehingga suasana ruang ganti agak ”dingin”. Namun, wajah Real saat ini bisa saja menipu Ajax.

Dalam sepekan terakhir tim berjuluk ”Los Blancos” ini sudah menjalani dua dari tiga laga penting di Bernabeu. Dua laga pertama berakhir menyakitkan. Mereka dikalahkan Barcelona 0-3 pada laga kedua semifinal Copa del Rey. Tiga hari kemudian, mereka kembali dipermalukan Barcelona pada lanjutan laga Liga Spanyol, 0-1.

Barcelona praktis mempertontonkan kelemahan Real dalam dua laga el clasico itu. Real yang sudah tidak diperkuat Cristiano Ronaldo menjelma menjadi tim ompong yang selalu kesulitan membobol gawang Barcelona. Tidak hanya kesulitan mencetak gol, juara bertahan Liga Champions tiga musim beruntun itu juga mempertontonkan pertahanan terburuk mereka.

Penampilan buruk Real di lapangan bertambah lengkap dengan suasana ruang ganti yang tidak kondusif. Para pemain yang memiliki nama-nama besar semakin tersisih. Pelatih Real Madrid Santiago Solari tidak lagi mengandalkan Marcelo, Isco, Gareth Bale, dan Marco Asensio. Bahkan, pada laga terakhir kontra Barcelona, Solari berani mengganti Toni Kroos pada awal babak kedua.

Akibat ulah Barcelona pula, langkah Los Blancos untuk merebut trofi Copa del Rey dan trofi La Liga langsung terhenti hanya dalam empat hari. Harapan Real untuk memperbaiki harga diri pada musim ini tinggal tersisa di ajang Liga Champions. Mereka masih bisa menjaga kans untuk menjuarai kompetisi antarklub Eropa kasta tertinggi itu dengan menyingkirkan Ajax.

Inilah laga penting ketiga bagi Real di Bernabeu pada pekan ini. Laga yang bisa dimanfaatkan Real untuk bangkit. Apalagi, Real sudah menang 2-1 pada laga pertama di kandang Ajax. Mereka bisa memilih untuk bermain aman dengan mencegah Ajax membobol gawang mereka di Bernabeu.

Namun, Ajax adalah tim kuda hitam yang diperkuat barisan para pemain muda bertalenta seperti Frenkie de Jong dan Matthijs de Ligt. Penampilan Ajax saat ini bagaikan bumi dan langit jika dibandingkan dengan Real. De Jong dan kawan-kawan baru saja mencetak 13 gol dan hanya kebobolan satu gol dalam tiga laga terakhir.

Ketajaman lini serang Ajax akan menjadi ancaman bagi Real yang tidak bisa memainkan bek sekaligus kapten Sergio Ramos, yang sedang mendapat hukuman akumulasi kartu kuning. Solari diperkirakan akan memainkan Nacho untuk mengisi posisi Ramos.

Oleh karena itu, Ajax akan datang ke Bernabeu dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi. Apalagi, mereka berambisi untuk kembali menembus babak perempat final setelah menunggu sejak tahun 2003. Musim ini juga merupakan kesempatan terbaik Ajax sebelum talenta-talenta muda berbakat mereka dibeli klub-klub lain.

Selain itu, Ajax mendapat dukungan penuh dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Agar bisa tampil dalam kondisi terbaik, KNVB menggeser jadwal Ajax di Liga Belanda. Ajax seharusnya menghadapi Zwolle, Sabtu (2/3/2019). Laga itu pun digeser menjadi Rabu (13/3/2019).

AFP/JAVIER SORIANO

Pelatih Real Madrid Santiago Solari berbicara kepada awak media di fasilitas latihan Valdebebas, Senin (4/3/2019), sebelum menjamu Ajax Amsterdam pada laga kedua babak 16 Besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (6/3/2019) pukul 03.00 WIB.

”KNVB sangat baik sekali menunda laga sehingga Ajax bisa punya waktu istirahat lebih lama. Sementara itu kami sudah bermain lebih banyak,” kata Solari seperti dikutip laman Marca, Senin (4/3/2019).

Solari tidak memusingkan hal itu. Apalagi Real bermain di kandang sendiri.

Taman bermain

Namun, apakah Ajax bisa dengan mudah mengatasi perlawanan Real yang sedang terluka di Bernabeu? Sejarah sudah membuktikan bahwa Liga Champions merupakan taman bermain bagi Real. Meski tidak selalu tampil gemilang di liga domestik setiap musim, Real mampu menembus semifinal Liga Champions dalam delapan musim berturut-turut. Penampilan Real di kompetisi domestik bisa menipu lawan-lawan mereka.

”Bagi kami laga Liga Champions selalu penting, apalagi nanti kami menghadapi tim tangguh, muda, dan ambisius,” kata gelandang Real Madrid Luka Modric. Laga kontra Ajax, bagi Modric, bisa menjadi titik balik bagi tim.

Modric juga menambahkan Real punya kelebihan untuk selalu bisa bangkit, terutama seperti sekarang ketika Real dinyatakan sudah ”mati” karena krisis panjang sejak awal musim. Yang perlu dilakukan Modric dan kawan-kawan saat ini adalah menutup telinga agar tidak lagi mendengar komentar-komentar negatif tentang mereka.

OLAF KRAAK/ANP/AFP

Bek Ajax Amsterdam Nicolas Tafliafico (nomor 31) merayakan gol yang dicetaknya bersama rekan-rekannya pada semifinal Piala KNVB melawan Feyenoord Rotterdam di Rotterdam, Belanda, 27 Februari 2019. Ajax akan bertandang ke Stadion Santiago Bernabeu untuk menghadapi Real Madrid pada laga kedua babak 16 Besar Liga Champions,  Rabu (6/3/2019) pukul 03.00 WIB.

Bek Ajax Nicolas Tagliafico sudah menyadari potensi Real untuk bangkit. ”Situasinya tidak mudah, tetapi bukan tidak mungkin. Saya percaya kami bisa lolos ke babak berikutnya karena kami sudah sering mencetak banyak gol,” katanya. (AFP/REUTERS)/HERPIN DEWANTO PUTRO/Kompas Cetak

Be the first to comment

Leave a Reply