Bagaimana Orang Denmark Menghadapi Situasi yang Tak Nyaman?

Ilustrasi (Sumber: BBC Indonesia/NURPHOTO/GETTY)

Orang Denmark, yang kerap disebut-sebut sebagai orang paling bahagia di Bumi, paling suka hygge atau kondisi nyaman. Tapi apa yang mereka lakukan saat keadaan tidak begitu nyaman? Mereka mengucapkan kata ajaib: ‘pyt’.

Oleh: 

Baranews.co – Orang Denmark, yang kerap disebut-sebut sebagai orang paling bahagia di Bumi, paling suka hygge. Itu bisa berarti membaca buku sambil meringkuk dalam selimut (kemungkinan terbuat dari wol dari domba di Kepulauan Faroe, juga bagian dari Denmark), atau malam yang nyaman bersama orang-orang terkasih, tertawa dalam cahaya lilin dengan secangkir cokelat panas, gløgg (anggur berempah yang hangat) atau kopi, tergantung waktu.

Tapi gambaran ini hampir terlalu indah. Terlalu sempurna.

Sebagai orang Denmark yang mencintai hygge, saya dapat mengatakan dengan pasti bahwa orang Denmark pun punya hari yang buruk.

Jadi, apa yang kami lakukan, ketika teman yang nyaman ini tak ada?

Kami mengucapkan kata ajaib: ‘pyt’ [‘pyd’]. Atau tekan ‘pyt-knappen’ (tombol ‘pyt’).

Orang Denmark ANTON NOVODEREZHKIN/GETTY IMAGES
Orang Denmark, kerap disebut-sebut sebagai orang paling bahagia di Bumi.

Sama seperti ‘hygge‘, ‘pyt’ tidak memiliki terjemahan bahasa Inggris langsung.

Beberapa interpretasi termasuk ‘jangan pikirkan’, ‘jangan khawatir’ atau ‘lupakan saja’ – tetapi ungkapan-ungkapan ini tidak menyampaikan aspek positif dari kata tersebut.

‘Pyt’ digunakan untuk menyatakan bahwa Anda menerima suatu situasi di luar kendali Anda, dan meskipun Anda mungkin jengkel atau frustrasi, Anda memutuskan untuk tidak membuang energi yang tidak perlu untuk memikirkan lebih banyak tentang hal itu. Anda menerimanya dan melanjutkan hidup.

‘Pyt’ juga digunakan untuk menghibur orang lain dan meredakan situasi yang tidak menguntungkan.

‘Pyt’ begitu dicintai oleh orang Denmark sehingga pada bulan September 2018, kata itu dipilih sebagai kata favorit bangsa itu dalam sebuah kompetisi yang diadakan oleh Asosiasi Perpustakaan Denmark (Danish Library Association) selama ‘Pekan Perpustakaan’ tahunan di negara itu.

Menariknya, ‘hygge’ bahkan tidak masuk daftar pendek pemenang.

Steen Bording Andersen, presiden Asosiasi Perpustakaan Denmark, melihat kemenangan itu sebagai cerminan dari kehidupan kita yang penuh tekanan – bahwa Denmark tak ingin repot dan ingin santai.

“Saya pikir itu adalah pemberontakan terhadap budaya Denmark yang jago mengeluh dan menemukan kesalahan,” jelasnya.

“Agak bertentangan dengan zeitgeist (tanda-tanda zaman) dengan dipilihnya ‘pyt’. Tetapi itu mengingatkan kita bahwa keadaan bisa lebih buruk.”

hygge oANTON NOVODEREZHKIN/GETTY IMAGES
Orang Denmark paling suka hygge atau kondisi nyaman.

Popularitas kata itu tidak mengejutkan Chris MacDonald, ahli fisiologi, penulis, dan pembicara publik yang pindah ke Denmark dari AS 20 tahun lalu.

Dalam artikelnya yang menarik untuk surat kabar nasional Denmark, Berlingske, What Denmark has taught me about happiness (Apa yang telah diajarkan Denmark kepada saya tentang kebahagiaan), ia menulis, “Pyt adalah salah satu kata favorit saya; itu suara paling positif yang pernah saya dengar. Dan itu memiliki kekuatan yang sangat besar ketika melepaskan hal-hal yang tidak bisa kita ubah. Ada begitu banyak kelegaan dalam kata itu.”

Dia menemukan ‘pyt’ ketika pertama kali belajar bahasa Denmark. “Bahasa Denmark adalah bahasa yang sangat monoton. Ini seperti mendengarkan seorang musisi dengan jangkauan terbatas. Kemudian saya mulai memperhatikan satu kata yang mencuat; tidak hanya menonjol dari jajaran bahasa Denmark, namun juga memiliki suara yang bagus ,” katanya.

Memang benar bahwa bahasa Denmark mungkin tidak akan pernah terpilih sebagai bahasa paling romantis di dunia karena banyak suaranya yang keras dan berdahak. Namun, suara ‘pyt’ terdengar lembut.

Selama wawancara saya dengan MacDonald, kami berbicara tentang bagaimana ‘pyt’ biasanya digunakan untuk menunjukkan penerimaan terhadap situasi yang membuat frustrasi dan tidak dapat diubah – tetapi tidak mengancam jiwa atau mengubah hidup.

Sebagian dari itu jelas merupakan arti dari kata itu, tetapi juga perasaan dan suasana yang diciptakan oleh suara ‘pyt’.

Seperti Jonas Jensen, editor senior Den Danske Ordbog (Kamus bahasa Denmark) menjelaskan, “… di antara fonetik ‘i’ dan ‘y’ sering dianggap lebih ringan dan lebih optimistis daripada vokal yang lebih bulat seperti ‘o’ dan ‘u ‘… [Pyt] adalah kata yang enak untuk diucapkan.”

lansekap Denmark ALEXANDER DEMIANCHUK/GETTY IMAGES
Denmark mungkin adalah salah satu negara paling ramah sepeda di dunia, karena medannya yang rata.

Tetapi meski bahasa Denmark penuh dengan lembah dan gunung linguistik – Jensen bahkan mengatakan kepada saya ungkapan “Denmark bukan bahasa tetapi penyakit tenggorokan” – hal yang sama tidak dapat diungkapkan mengenai lansekap negara itu.

Denmark mungkin adalah salah satu negara paling ramah sepeda di dunia, karena medannya yang rata.

Namun, tidak ada yang bisa bersiap terhadap kecelakaan aneh, yang saya dan keluarga saya pelajari dari pasangan Inggris yang memutuskan untuk menjelajahi Jutland dengan sepeda mereka lebih dari 20 tahun yang lalu.

Menjelang akhir liburan mereka, sang istri terjatuh dari sepedanya dan mematahkan tulang belikatnya.

Mereka kebetulan berada di luar kota kecil bernama Sønder Omme, sekitar 20 km dari Billund (rumah dari Legoland asli), dan dengan mudah menemukan dokter bedah setempat.

Dokter yang bertugas (ayah saya) membawa pasangan itu ke rumah sakit untuk perawatan di kota sebelah.

Ketika dia melakukan X-ray dan kemudian dioperasi, ayah saya memanggil ibu saya untuk mengatakan dia akan pulang lebih lambat dari biasanya.

Ketika dia menjelaskan situasinya, ibu saya menyarankan agar dia mengundang mereka untuk makan malam.

Pada akhirnya, pasangan Inggris itu tidak hanya mendapatkan perawatan kesehatan Denmark yang gratis dan makan bersama keluarga setempat, mereka juga diperkenalkan dengan kata ‘pyt’ dan kemampuannya untuk meredakan situasi tegang.

Saya tidak ingat apa yang kami makan, tetapi karena mengetahui kepercayaan diri ibu saya dan pemberitahuan singkat yang diberikan kepadanya, kemungkinan besar itu sisa makanan yang diolah dan dihidangkan dalam piring cantik, diletakkan di atas taplak meja dengan serbet dan peralatan makan yang serasi.

Ketika kami semua duduk, dengan makanan di piring kami dan anggur merah di gelas kami, ayah saya mengangkat gelasnya untuk ‘skål’ (cheer) yang biasa dilakukan sebelum makan.

Ketika pria Inggris itu meraih gelasnya, dia menjatuhkan anggur merah di taplak putih. Ada keheningan.

Istrinya menoleh ke suaminya dengan tatapan tidak senang yang mendalam, ketika apa pun yang akan dikatakannya disela oleh perkataan ibu saya. “PYYYYT med det! (Jangan khawatir tentang itu!) Kami akan mencuci taplak meja besok,” katanya.

'Pyt' was chosen as the nation's favourite word, which is a reflection of Danes' desire to take it easy and relax ALEXANDER DEMIANCHUK/GETTY IMAGES
‘Pyt’ dipilih menjadi kata favorit bangsa Denmark karena merefleksikan keinginan orang Denmark untuk tidak ribet dan relaks.

Sisa malam itu murni ‘hygge’, dan pasangan itu datang untuk makan malam lagi beberapa hari kemudian. Kekuatan ‘pyt’ telah mengubah atmosfer yang berpotensi suram menjadi ringan.

Kekuatan kata itu juga telah dimanfaatkan dalam cara lain. Itu diturunkan kepada anak-anak di taman kanak-kanak dan sekolah dasar melalui pengenalan tombol ‘pyt’.

Biasanya hanya tutup plastik dengan tulisan ‘PYT’ di atasnya, ditempelkan pada selembar karton dan diletakkan di suatu tempat secara terpusat di dalam kelas, untuk digunakan dalam situasi di mana anak-anak merasa kesal karena tidak menjadi juara pertama dalam perlombaan atau memenangkan sebuah permainan.

Pada dasarnya, mereka belajar sejak usia dini bahwa kehilangan itu OK, karena ini juga bagian dari kehidupan nyata.

Charlotte Sørensen, kepala sekolah di Søndervangskolen di kota Hammel, Jutland, memberi tahu saya: “Tombol ‘pyt’ itu jenius. Itu tidak berhasil untuk semua anak, tetapi bagi beberapa dari mereka, itu bagus. Tindakan menekan tombol fisik tampaknya membantu mereka menjernihkan pikiran mereka dan melanjutkan hidup.”

Pengunjung ke Denmark bahkan dapat membeli tombol ‘pyt’ versi mereka sendiri di toko-toko lokal.

Tombol plastik merah-putih itu mirip dengan tombol yang digunakan kontestan di acara permainan di TV saat mereka memiliki jawaban yang tepat.

Tekan dan Anda akan mendengar kata ‘pyt’, mengingatkan Anda untuk mundur dari situasi dan fokus kembali.

Saya bahkan menerima versi ‘mewah’ untuk Natal dengan rekaman kalimat penyemangat: ‘Tarik napas dalam-dalam. Semuanya akan baik-baik saja’.

tombol pyt KAREN ROSINGER
Banyak toko di Denmark menjual tombol ‘pyt’ – jika Anda menekannya maka Anda akan mendengar kata ‘pyt’, mengingatkan Anda untuk mundur dari sebuah situasi dan fokus kembali.

Kata itu sepertinya sangat cocok di negara dengan cuaca yang sangat tidak bisa diandalkan.

Selama bertahun-tahun, saya telah menjadi bagian dari banyak perubahan rencana di menit terakhir, ketika optimisme sekali lagi mengambil alih kenyataan.

Piknik dan barbekyu telah dipindahkan ke dalam ruangan, dan perjalanan ke pantai berubah menjadi kunjungan ke kolam renang indoor.

Setiap kali satu atau lebih ‘pyt’ diucapkan, napas dalam-dalam diambil – dan rencana B disusun.

Dan saya telah belajar bahwa rencana alternatif ini sering berakhir dengan ‘hyggeligere’ (lebih nyaman) daripada rencana yang asli. (BBC News Indonesia/swh)

Be the first to comment

Leave a Reply