Lubang Keamanan di WhatsApp Ancam Privasi Pengguna

ARSIP: Aplikasi pengirim pesan WhatsApp tampak dalam layar sebuah ponsel. 3 Agustus 2017 (Sumber: VOA Indonesia/Reuters/Thomas White/Foto Arsip)

Baranews.co – Kelemahan dalam pengamanan perangkat lunak memungkinkan para pengguna untuk mengabaikan kontrol privasi yang baru diperkenalkan oleh WhatsApp, layanan yang dimiliki oleh Facebook, yang berjalan di atas perangkat iPhones bulan ini, ujar pihak penyedia layanan hari Rabu setelah para pengguna menggungah masalah tersebut di media sosial.

Diungkapkannya kelemahan ini muncul saat layanan pengirim pesan dan aplikasi-aplikasi lainnya berlomba untuk meningkatkan keamanan dan privasi di saat Facebook, Inc. menanggapi kritikan atas kurangnya upaya perusahaan itu untuk menjaga privasi penggunanya.

Fitur privasi WhatsApp yang baru memungkinkan para pengguna iPhone untuk mengaktifkan TouchID atau FaceID – sidik jari atau pengenalan wajah – agar dapat membuka aplikasi tersebut, namun para pengguna dapat mengabaikan metode log-in tersebut dengan memanfaatkan fungsi “share” pada iPhone untuk mengirimkan file lewat WhatsApp.

Para pengguna dapat menyetel verifikasi wajib segera setelah pengguna berniat untuk log-in, yang artinya mereka harus memberkan data TouchID atau FaceID setiap kali mereka bermaksud membuka WhatsApp, atau pada interval hingga satu jam, yang memungkinkan mereka untuk berpindah aplikasi di iPhone untuk periode waktu tersebut.

Sistem keamanan gagal saat para pengguna memilih opsi interval manapun selain dari “segera.”

Seorang pengguna dengan nama pengguna “u/de_X_ter” menulis tentang permasalahan tersebut di Reddit yang menguraikan permasalahan tersebut hari Selasa. Reuters telah memastikan keberadaan kelemahan di bidang keamanan tersebut.

“Kami sadar akan adanya persoalan itu dan perbaikan tidak lama lagi akan kami bagikan kepada para pengguna. Sementara itu, kami menyarankan para pengguna untuk mengaktifkan opsi “segera” untuk pengunci layar, ujar juru bicara WhatsApp lewat email.

Bulan lalu, seorang pengguna menemukan kelemahan dalam perlindungan privasi pada aplikasi perbincangan video kelompok FaceTime milik Apple, yang memungkinkan para pengguna iPhone untuk melihat dan mendengarkan pengguna lainnya sebelum mereka menjawab panggilan video tersebut. Apple kamudian meluncurkan pembaharuan sistem iOS untuk mengatasi permasalahan itu.

Apple tidak langsung menjawab pertanyaan-pertanyaan apakah perbaikan serupa akan diperlukan untuk mengatasi kelemahan dalam aplikasi WhatsApp. [ww/ft]/VOA Indonesia/swh

Be the first to comment

Leave a Reply