PIDATO KEBANGSAAN: Jokowi Pompakan Optimisme Bangsa Indonesia

The Jokowi Center, salah satu relawan pendukung pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin melawan konten negatif yang menyerang usungannya. Mereka mengembangkan sosial media analitik untuk menganalisa konten di dunia maya. Foto diambil Sabtu (23/2/2019) di Jakarta. (Sumber: FRANSISKUS WISNU WARDHANA DHANY UNTUK KOMPAS)

Jakarta, Baranews.co – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, memompakan pesan optimisme kepada bangsa Indonesia. Optimisme ini didasarkan atas kuatnya fondasi pembangunan yang telah dikerjakan selama empat tahun terakhir sekaligus komitmen pembangunan yang menempatkan sumber daya manusia sebagai fokus berikutnya.

”Saya berkomitmen untuk melanjutan dan menuntaskan panggilan dan tanggung-jawab saya kepada rakyat Indonesia. Saya optimis Indonesia maju. Saya optimis rakyat sejahtera. Saya optimis Indonesia setara. Dam saya optimis rakyat kerja. Saya optimis Indonesia maju,” kata Joko Widodo dalam pidato selama 56 menit pada acara Konvesi Rakyat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/02/2019).

Acara bertema, ”Optimis Indonesia Maju” tersebut digelar Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Maruf Amin. Calon wakil presiden nomor urut 01, Maruf Amin, mendampingi Jokowi dalam kesempatan itu.

Hadir pula Ketua TKN Joko Widodo – Maruf Amin, Erick Thohir, serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mantan gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi, dan Bupati Bogor Ade Yasin. Keempatnya memberikan pidato secara bergantian di awal acara.

Dalam pidato di depan ribuan relawan tersebut Jokowi menyampaikan visi-misi 2019-2024 sekaligus capaian kerja dalam empat tahun terakhir. Narasi besarnya adalah tentang optimisme mencapai Indonesia maju.

KOMPAS/LASTI KURNIA (LKS)

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyampaikan hasil Survei nasional Indo Barometer tentang Keberhasilan dan kegagalan Setahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10). Menurut survei tersebut tingkat kepuasan publik selama satu tahun kinerja Joko Widodo-Jusuf Kalla dan kabinetnya menurun dibandingkan enam bulan lalu.

Narasi tersebut diawali dengan perjalanan  hidup Jokowi sejak kecil, sekolah-kuliah, bekerja, dan akhirnya menapaki karir politik. Kemudian ia mengelaborasi capaian kerja empat tahun terakhir. Garis besarnya adalah capaian berupa pembangunan infrasruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, dan jaring pengaman sosial adalah fondasi bagi pembangunan berikutnya. Tahapan selanjutnya adalah tentang pembangunan besar-besaran di bidang kualitas sumber daya alam.

Pembangunan SDM

Pembangunan kulitas SDM sudah dimulai pada periode 2014-2019. Namun mulai 2019 dalam selama lima tahun ke depan, programmya diperkuat dan skalanya ditambah. Di antaranya adalah pembangunan balai latihan kerja, peluncuran kartu prakerja, dan peningkatan dana abadi pendidikan.

     Tahun ini, Jokowi menargetkan pembangunan 1.000 BLK. Tahun depan, 3.000 BLK. Adapun kartu prakerja adalah layanan untuk meningkatkan keterampilan orang yang ingin bekerja, ingin alih pekerjaan, dan ingin meningkatkan keterampilan.

Program ini sedianya akan mulai diluncurkan tahun ini dengan target 500.000 orang. Tahun depan, targetnya 2 juta orang.

SEKRETARIAT PRESIDEN/KRIS

Presiden Joko Widodo bersantap siang bersama di kediaman pribadi Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Haji Bau, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/12/2018)

Adapun untuk menunjuang SDM premium, Jokowi melanjutkan, ia berjanji akan terus meningkatkan kualitas perguruan tingi di seluruh Indonesia. Untuk itu, Jokowi berjanji akan terus meningkatkan dana abadi pendidikan. Saat ini, pemerintah memiliki Rp 66 triliun dana abadi pendidikan. ”Besar sekali. Dan akan kita terus tingkatkan hingga mencapai Rp 100 triliun dalam waktu lima tahun ke depan.

Pemerintah saat ini juga sudah mengalokasikan dana abadi penelitian senilai Rp 1 triliun. Ke depan, alokasinya akan ditingkatkan menjadi Rp 50 triliun.

Tentang Indonesia maju sebagai visinya, Jokowi menjelaskan. Indonesia maju adalah Indonesia yang tak lagi ada satu pun rakyatnya tertinggal untuk bisa meraih cita-citanya. Dengan demikian, ia berkomitmen membangun pendidikan yang mencerdaskan, yang memberikan keterampilan, yang meningkatkan keimanan, dan memperkokok karakter untuk meraih kemajuan bangsa.

Indonesia maju adalah Indonesia yang demokratis yang memiliki kepastian hukum agar setiap orang dapat dilindungi dan memiliki hak yang sama di depan hukum. Untuk itu, ia berjanji akan membangun sistem hukum yang bersih dan terperpcaya untuk memberantas korupsi, menegakkan keadilan, menegakkan HAM, dan menangani kejahatan-kejahatan lainnya.

Indonesia maju adalah Indonesia yang mampu mengembangkan ilmu pengetahun dan teknologi, mendorong inovasi untuk meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan daya saing dan martabat bangsa. Untuk itu, ia berjanji akan mengolah dan mengelola sumber daya alam untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

SEKRETARIAT WAKIL PRESIDEN

Presiden Joko Widodo bersantap siang bersama di kediaman pribadi Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Haji Bau, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/12/2018)

Indonesia Maju

Indonesia maju adalah Indonsia yang mampu mengamankan bangsa dan negara untuk memperkokoh kedaulatan, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan. Untuk itu, ia berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pertahanan dan keamanan nasional, memperkokoh diplomasi luar negeri, serta memperkokoh ketahanan budaya nasional.

”Dan untuk mencapai Indonesia maju yang kita cita-citakan, selama empat tahun ini kita telah bekerja keras untuk membangun fondasi infrastruktur bagi seluruh rakyat Indonesia. Kita membangun di seluruh pelosok tanah air, di perbatasan, dan di semua desa di negeri yang kita cintai,” kata Jokowi.

Salah satu indikator capaiannya, menurut Jokowi, adalah turunnya angka kemiskinan menjadi satu digit. Ini merupakan angka kemiskinan terendah dalam sejarah Indonesia.

”Kita harus dan akan terus turunkan angka kemiskinan ini melalui penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, harga-harga yang stabil dan terjangkau, daya beli yang menguat, serta jaminan sosial yang menyeluruh,” kata Jokowi.

Untuk periode pemerintahan berikutnya, Jokowi berjanji akan memperkuat program jaring pengaman sosial, dana desa, pertanian dan kelautan, listrik, energi berkelanjutan, dan internet.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyinggung soal reforma agraria. ”Jika ada penerima konsesi besar yg mau mengembalikan ke negara, saya tunggu. Saya tunggu. Saya tunggu sekarang. Dan akan saya bagikan utk rakyat. Karena masih banyak rakyat yg membutuhkan,” kata Jokowi.

Sebelum menutup acara dengan doa, Maruf Amin memberikan pidato singkat. Ia menyatakan, pasangan 01 pantas menang. Pasangan 01 optimistis menang. ”Kita optimis menang. Optimis maju. Optimis Indonesia akan lebih baik di masa yang akan datang. (FX LAKSANA AGUNG SAPUTRA/Kompas Cetak)

KOMPAS/ISMAIL ZAKARIA

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin berfoto bersama dengan para relawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Relawan Pemenangan Jokowi (FKRPJ) di Padang, Jumat (8/2/2019). Dalam pertemuan dengan relawan serta pimpinan partai politik pengusungnya di Sumatera Barat, Ma’ruf Amin meminta agar mereka bekerja keras agar bisa menang dengan memaksimal berbagai potensi yang ada termasuk dukungan sejumlah kepala daerah di Sumbar untuk pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Be the first to comment

Leave a Reply