LIGA INGGRIS: Kesabaran Sarri Habis

Gelandang Chelsea, Willian (kiri), terjatuh diganjal bek Arsenal, Sead Kolasinac, pada laga liga Primer Inggris di Stadion Emirates, London, Inggris, Minggu (20/1/2019) dini hari WIB. Kekalahan Chelsea dari Arsenal, 0-2, membuat Pelatih Chelsea Maurizio Sarri kehilangan kesabaran dan meluapkan kekesalan kepada para pemainnya. (Sumber: Kompas/AFP/BEN STANSALL(

Pelatih Chelsea Maurizio Sarri semakin tertekan dan mulai frustrasi. Ia tidak memiliki striker tajam dan kini ancaman tidak bisa tampil di Liga Champions musim depan mulai terlihat.

London, Baranews.co – Chelsea semakin terancam terdepak dari empat besar klasemen sementara Liga Inggris setelah kalah 0-2 dari Arsenal, Minggu (20/1/2019) dini hari WIB. Pelatih Chelsea Maurizio Sarri pun mulai kehilangan kesabaran dan melampiaskan kekesalannya terhadap para pemain.

Sarri mulai mengabaikan prinsipnya untuk tidak mengecam para pemain di depan publik. Dalam sesi konferensi pers seusai laga, Sarri dengan tegas mengatakan bahwa kekalahan ini semata karena kesalahan para pemainnya yang sudah kehilangan gairah.

”Sangat jelas mereka tidak lagi agresif. Tidak ada keganasan sedikit pun dalam mental mereka,” kata Sarri. Mantan pelatih Napoli itu sengaja meluapkan kekesalannya dengan bahasa Italia dalam konferensi pers itu agar pesannya lebih bisa tersampaikan. Dia lebih nyaman meluapkan kekesalan dengan bahasa ibu.

Sarri menilai, timnya tidak agresif karena hanya mampu menembak tepat ke arah gawang satu kali. Padahal, tim berjuluk ”The Blues” itu mampu menguasai bola hingga 64 persen dan menurunkan tujuh pemain yang memenangi gelar juara Liga Inggris musim 2016-2017 di bawah asuhan pelatih Antonio Conte.

Sebaliknya, Arsenal bisa bermain efektif. Kedua gol dicetak pada babak pertama melalui Alexandre Lacazette pada menit ke-14 dan Laurent Koscielny pada menit ke-39. ”Kami bisa lebih optimistis sekarang,” kata Pelatih Arsenal Unai Emery, seperti dikutip laman BBC.

Tekanan bertambah

Hingga saat ini, Sarri mengalami empat kekalahan di Liga Inggris. Situasi ini semakin menambah tekanan Sarri yang harus tampil sempurna di bawah pengawasan sang pemilik klub, Roman Abramovich.

Chelsea memang masih berada di peringkat keempat dengan 47 poin. Namun, Arsenal kini semakin mendekat di posisi kelima dengan 44 poin. Sarri memang harus cemas karena Manchester United juga mengemas 44 poin di posisi keenam.

Sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih sementara, MU memenangi tujuh laga secara beruntun. Pada laga lainnya yang berakhir Minggu dini hari WIB, MU mengalahkan Brighton and Hove Albion, 2-1.

Kehilangan tempat di empat besar klasemen Liga Inggris bisa menjadi mimpi buruk bagi Sarri karena Chelsea sekali lagi akan kehilangan kesempatan tampil di Liga Champions. Sebuah kesalahan besar yang akan sulit dimaafkan Abramovich.

Namun, Sarri tampaknya mulai frustrasi. ”Masalah (di tim) sulit diatasi. Anda harus terus mencoba dan mendongkrak mental pemain. Namun, proses ini membutuhkan waktu lama. Bisa juga masalah ini selesai dengan datangnya pemain baru,” kata Sarri.

Sejak kalah dari Tottenham Hotspur, 0-1, pada laga Piala Liga Inggris pekan lalu, Chelsea memang membutuhkan suntikan pemain baru di lini depan. Dua penyerang Chelsea, Olivier Giroud dan Alvaro Morata, lebih banyak bergulat dengan cedera. Penampilan mereka pun tidak seperti yang diharapkan.

Sarri tampaknya harus bersabar. Christian Pulisic yang dibeli dari Borussia Dortmund baru bermain pada musim depan. Sementara itu, proses pembelian striker Juventus yang sedang dipinjamkan ke AC Milan, Gonzalo Higuain, masih berjalan alot.

Pada laga lainnya, Liverpool tetap kokoh di puncak klasemen setelah mengalahkan Crystal Palace, 4-3. Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, mencetak dua gol. ”Saya sangat lega,” kata Pelatih Liverpool Juergen Klopp.(AFP/REUTERS/DEN)/Kompas Cetak

Be the first to comment

Leave a Reply