CUACA EKSTREM: Kebun Raya Bogor Terapkan Buka-Tutup Kunjungan

Wisatawan asing memotret teratai raksasa di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/12/2011). Kebun Raya Bogor memiliki banyak koleksi langka dan unik yang bisa dijadikan obyek berburu foto menarik. (Sumber: KOMPAS/ANTONY LEE)

Bogor, Baranews.co – Mulai Selasa (18/12/2018), para wisatawan kembali bisa mengunjungi Kebun Raya Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat, setelah sebelumnya ditutup untuk sementara karena cuaca buruk. Namun, pengelola kebun raya masih mungkin menutup kunjungan jika angin kencang yang membahayakan pengunjung kembali berembus.

Pengelola Kebun Raya Bogor menyebutnya sebagai pembukaan kembali secara situasional. ”Kami memfasilitasi pengunjung yang sudah jauh-jauh datang untuk ke kebun raya. Kan, kasihan kalau tidak bisa masuk,” ucap Ayi Doni Darussalam dari Humas Kebun Raya Bogor (KRB) saat dihubungi pada Selasa (18/12/2018).

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA

Pohon leci (Litchi chinensis Sonn) merupakan salah satu koleksi pohon tertua Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, yang berusia ratusan tahun. Foto diambil pada Selasa (13/10/2015).

Di sisi lain, pengelola KRB juga mengutamakan keselamatan pengunjung, khususnya dari ancaman tertimpa pohon akibat angin kencang. Karena itu, kata Doni, pengelola bisa sewaktu-waktu menutup kunjungan jika cuaca kembali memburuk seperti Minggu-Senin (16-17/12/2018).

Sebelumnya, pengelola menutup KBR dari kunjungan wisatawan sejak Minggu (16/12/2018) karena cuaca buruk. Angin kencang yang melanda kawasan itu memicu pohon tumbang dan membahayakan pengunjung. Sejumlah pohon patah dan satu pohon koleksi kebun raya berjenis palem setinggi lebih kurang 8 meter roboh. Peristiwa itu tidak memicu adanya korban luka ataupun korban jiwa. (J GALUH BIMANTARA/Kompas Cetak).

Be the first to comment

Leave a Reply