TENIS: Dinamika Persaingan di Musim 2018

Novak Djokovic menerima penghargaan ”Comeback Player of the Year” dalam acara peluncuran turnamen tenis Final ATP di London, Inggris, 9 November 2018. (Sumber: Kompas/GETTY IMAGES/CLIVE BRUNSKILL)

Novak Djokovic, Rafael Nadal, dan Roger Federer adalah tiga nama yang menempati tiga peringkat teratas daftar petenis putra pada akhir 2018. Meskipun tiga posisi teratas ditempati nama yang tak asing, perubahan posisi 10 besar di arena tenis putra pada 2018 cukup dinamis.

Sebelum tahun ini, trio Djokovic, Nadal, dan Federer mengakhiri musim pada posisi tiga teratas secara bergantian pada 2007-2011 dan 2014. Federer unggul dari ketiganya pada akhir musim 2007 dan 2009, Nadal teratas pada 2008 dan 2010, adapun Djokovic di puncak peringkat dunia pada akhir 2011, 2014, dan 2018.

Puncak peringkat dunia akhir 2018 sebenarnya hampir ditempati Nadal, namun Djokovic menyalipnya sejak 5 November. Itu terjadi karena Nadal absen dari turnamen sejak terakhir kali tampil pada semifinal Amerika Serikat  Terbuka, September. Nadal mundur saat melawan Juan Martin Del Potro karena cedera.

Pada saat yang sama, Djokovic yang terpuruk pada awal musim karena baru menjalani operasi siku kanan, konsisten pada permainan terbaiknya sejak menjuarai Wimbledon, Juli.

Sejak Nadal terhenti pada semifinal AS Terbuka, Djokovic menjuarai AS Terbuka, ATP Masters 1000 Shanghai, serta tampil pada final ATP Masters 1000 Paris dan Final ATP. Dia memenangi 35 dari 38 pertandingan terakhirnya.

”Mengakhiri musim pada peringkat pertama menjadi target saya sejak turnamen berlangsung di lapangan tertutup (setelah AS Terbuka). Ini adalah musim fenomenal yang bisa saya banggakan,” kata Djokovic dalam laman resmi ATP.

Federer juga menyatakan hal yang sama, meski harus mengakhiri musim ini dengan menempati peringkat ketiga. Dia mendominasi turnamen lapangan keras dengan menjuarai dua dari tiga turnamen awal musim, termasuk mempertahankan gelar Grand Slam Australia Terbuka. Untuk pertama kalinya, Federer pun kembali ke peringkat teratas pada 9 Februari 2018, setelah terakhir kali menempati posisi itu pada 9 Juli-4 November 2012.

”Ini tahun bersejarah bagi saya. Dalam usia 37 tahun, saya masih bisa menjadi juara grand slam dan petenis nomor satu dunia,” ujar Federer.

Penguasa turnamen beralih pada Nadal ketika berlangsung musim kompetisi lapangan tanah liat pada April-pertengahan Juni. Nadal menjuarai empat dari lima turnamen, termasuk menjuarai Perancis Terbuka untuk ke-11 kalinya.

AP PHOTO/ALASTAIR GRANT

Novak Djokovic merayakan kemenangan atas Alexander Zverev pada laga penyisihan grup Final ATP di O2 Arena, London, 14 November 2018. Novak Djokovic mengakhiri musim 2018 di posisi teratas peringkat ATP. Untuk ketujuh kalinya sejak 2007, tiga posisi teratas peringkat ATP diisi oleh Djokovic, Rafael Naal, dan  Roger Federer secara bergantian.

Tujuh kali berubah

Setelah terjadi empat kali perubahan posisi teratas dari Nadal ke Federer sejak April hingga Juni, Djokovic naik ke posisi teratas pada 5 November. Perubahan posisi dari Nadal ke Djokovic itu hanyalah salah satu dari tujuh perubahan yang terjadi pada musim ini.

Asosiasi Tenis Profesional (ATP) mencatat, ini perubahan terbanyak dalam satu musim sejak 1999 ketika terjadi delapan kali perubahan. Saat itu, Pete Sampras, Carlos Moya, Yevgeny Kafelnikov, Andre Agassi, dan Pat Rafter bergantian menempati posisi petenis terbaik.

Selain itu tercatat, musim 2003 menjadi musim terakhir ketika, setidaknya, tiga petenis bergantian menempati peringkat pertama dunia. Mereka yang saat itu bersaing adalah Agassi, Juan Carlos Ferrero, Lleyton Hewitt, dan Andy Roddick.

Akhir musim 2018 juga menempatkan dua petenis yang baru kali ini menempati peringkat 10 besar dunia, yaitu Kevin Anderson pada peringkat keenam dan John Isner (10). Adapun petenis yang kembali ke daftar 10 besar, selain Djokovic, adalah Juan Martin Del Potro (5) dan Kei Nishikori (9).

Del Potro kembali ke 10 besar dunia setelah terakhir kali berada di posisi tersebut pada akhir 2013. Adapun Nishikori naik dari peringkat ke-22 pada musim 2017.

Berwarnanya daftar peringkat dunia petenis putra pada 2018 ini diperlihatkan juga melalui terwakilinya 10 negara di peringkat 10 besar dunia. Mereka berasal dari wilayah Eropa, Asia, Amerika, dan Afrika. Meski banyak wajah lama pada posisi 10 teratas, persaingan di arena tenis putra pada 2018 tetap dinamis. (Sumber : ATP/YULIA SAPTHIANI/Kompas Cetak)

Peringkat 10 Besar Akhir Musim 2018

1. Novak Djokovic (Serbia), awal musim di peringkat ke-12
2. Rafael Nadal (Spanyol) – (1)
3. Roger Federer (Swiss) – (2)
4. Alexander Zverev (Jerman) – (4)
5. Juan Martin Del Potro (Argentina) – (11)
6. Kevin Anderson (Afrika Selatan) – (14)
7. Marin Cilic (Kroasia) – (6)
8. Dominic Thiem (Austria) – (5)
9. Kei Nishikori (Jepang) – (22)
10. John Isner (AS) – (17)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*