LIGA SPANYOL: Perebutan Batu Pijakan Dua Raksasa

Kenangan ketika Lionel Messi bersama tim merayakan keberhasilan membobol gawang lawan dalam pertandingan Barcelona FC vs Atletico Madrid, 24 September 2011. (Sumber: Kompas/JL/VL)

Madrid, Baranews.co – Perebutan puncak klasemen Liga Spanyol bakal kembali panas pada Sabtu (24/11/2018). Dua raksasa La Liga, Atletico Madrid dan Barcelona, akan berlaga di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, untuk memperebutkan posisi puncak yang akan menjadi batu pijakan guna meraih gelar juara sampai akhir musim 2018-2019.

Barcelona, yang saat ini menempati puncak klasemen dengan 24 poin, terus terancam oleh tiga klub yang hanya terpaut satu poin di bawahnya. Ketiga klub itu adalah Sevilla, Atletico Madrid, dan Alaves.

Jika sampai kalah dari Atletico, Barcelona dapat langsung terperosok ke urutan keempat klasemen. Sebaliknya, kemenangan atas Atletico akan membuat posisi sang juara bertahan lebih aman untuk sementara.

Pada kubu Atletico, kemenangan atas Barcelona tidak hanya mendongkrak ke pemuncak klasemen, tetapi juga menjadi pembalasan dendam yang tidak pernah terwujud sejak 2014.

Kembali ke puncak klasemen dengan melibas Barcelona dapat melambungkan kepercayaan diri para pemain Atletico sehingga mereka memiliki modal untuk mengejar gelar juara La Liga.

Dorongan bagi Atletico untuk mengalahkan Barcelona menjadi lebih besar setelah Diego Costa pulih dari cedera dan kemungkinan dapat berlaga. Costa belum kembali produktif, tetapi pergerakannya di depan sering membuka ruang bagi para gelandang Atletico untuk mencetak gol.

Di sisi lain, Costa diperlukan untuk mendampingi Antoine Griezmann saat membongkar pertahanan Barca. Atletico bakal mengandalkan serangan balik berulang guna mencuri gol.

”Saya berharap Costa cukup bugar untuk melawan Barcelona. Kami memerlukan dia untuk mempertajam serangan kami,” kata Simeone.

Simeone bakal belajar dari Real Betis saat menekuk Barcelona 3-2, dua pekan lalu. Betis membangun pertahanan yang kuat di sekitar tengah lapangan dan menyiapkan serangan balik cepat yang berulang.

Serangan balik berulang dari Betis menjadi efektif karena pertahanan Barcelona selalu terbuka. Serangan balik berulang juga membuat konsentrasi pemain tengah Barcelona menjadi terganggu dan pasokan bola ke lini depan ikut terganggu.

Atletico memiliki kualitas pemain yang lebih baik ketimbang Betis untuk melakukan hal yang serupa. Lini tengah yang kuat dan lini depan yang cepat akan menjadi andalan Atletico.

Namun, Atletico memiliki kelemahan pada pertahanan. Bek tengah Diego Godin dan Stefan Savic bakal absen karena cedera.

Pada kubu Barcelona, semakin bugarnya Lionel Messi bakal menjadi momok bagi pertahanan Atletico. Messi, yang absen membela tim nasional Argentina pada laga persahabatan pekan ini, memiliki cukup waktu istirahat.

Di sisi lain, Philippe Coutinho yang sudah mulai kembali berlatih juga bakal menambah ketajaman lini serang Barcelona. Arturo Vidal juga siap dimainkan untuk melawan Atletico.

”Saya datang ke Barcelona untuk berjuang merebut satu tempat dan mewakili Chile. Saya berharap dapat dimainkan sebagai pemain mula untuk menghadapi Atletico,” kata Vidal.

Vidal beberapa kali membuktikan keandalannya di lini tengah guna membantu pertahanan sekaligus mendukung serangan. Posisi Vidal sebagai gelandang tengah bakal menjadi penentu pada laga itu. Jika dapat menahan serangan balik Atletico, Vidal dapat menjadi penentu kemenangan Barca. (AFP/ECA)/Kompas Cetak

Be the first to comment

Leave a Reply