REAL MADRID: Beban Berat Menanti Santiago Solari

Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior (kiri), menghampiri pelatihnya, Santiago Solari, seusai mencetak gol pembuka pada pertandingan Liga Spanyol melawan Real Valladolid CF di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Spanyol, Sabtu (3/11/2018). (Sumber: Kompas/GETTY IMAGES/DENIS DOYLE)

Santiago Solari mendapat kepastian, Selasa (13/11/2018), setelah Dewan Direksi Real Madrid memberinya kontrak permanen sebagai manajer sampai Juni 2021. Dalam tiga tahun terakhir, Solari menjadi orang kedua yang dipercaya sebagai manajer tetap seusai menjadi manajer sementara.

Pilihan Madrid atas Solari merupakan pilihan yang sangat mudah. Di satu sisi, Solari sudah membuktikan mampu membawa Madrid memenangi empat laga berturut-turut. Kecerdikan Solari dipuji Presiden Real Madrid Florentino Perez.

”Dia sangat cerdas. Dia tahu apa yang diperlukan tim dan di atas semuanya, apa yang dicari klub,” kata Perez.

Di sisi lain, Madrid tidak perlu membayar mahal pelatih yang sudah terkenal, seperti mantan pelatih Chelsea Antonio Conte atau manajer tim nasional Belgia Roberto Martinez. Selain bayaran mahal, pelatih terkenal bakal meminta tambahan banyak pemain untuk menambah kekuatan Madrid.

Penambahan pemain, terutama yang berkualitas bintang, hampir selalu ditolak Perez. Perez sering menyebut klubnya sudah memiliki sumber daya pemain yang sangat bagus.

Alasan finansial membuat Madrid tidak pernah membeli pemain bintang lagi sejak mereka membeli James Rodriguez pada 2014.

Padahal, Madrid saat ini sedang mengalami krisis pemain. Dengan jadwal tanding yang ketat, para pemain Madrid sangat rawan cedera. Saat ini saja sudah terdapat lima pemain yang cedera.

Jika tidak ada penambahan pemain pada bursa transfer musim dingin, Januari mendatang, Madrid akan kesulitan pada putaran kedua musim 2018-2019 ini.

Penambahan pemain paling mendesak adalah pada lini depan. Madrid hanya memiliki dua penyerang bintang, Karim Benzema dan Gareth Bale. Bale sering mengalami cedera sehingga tidak dapat menjadi andalan sepanjang musim. Sementara penampilan dan produktivitas gol Benzema juga tidak stabil.

Saat ini, Solari dapat melakukan banyak variasi permainan dan memaksimalkan para pemain mudanya. Namun, begitu variasi taktiknya terbaca tim-tim lawan, Solari akan kehabisan senjata.

Pemain bintang diperlukan untuk menjadi andalan pada laga menentukan dan pembakar semangat para pemain muda.

Musim ini, Madrid menghadapi persaingan sangat keras. Di Liga Spanyol, Barcelona, Sevilla, Alaves, Atletico Madrid, dan Espanyol menjadi kian kuat. Di Eropa, Manchester City dan Juventus jadi ancaman serius.

Jika tidak melakukan pembenahan, Madrid terancam tidak akan memenangi trofi apa pun musim ini dan Solari akan menjadi tumbal Madrid berikutnya. (EMILIUS CAESAR ALEXEY)/Kompas Cetak

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*