Peneliti Harvard Sebut Asteroid Oumuamua adalah Kapal Alien

Oumuamua adalah asteroid antarbintang pertama yang mengunjungi Tata Surya. Benda unik ini ditemukan pada 18 Oktober 2017 oleh teleskop Pan-STARRS 1 di Hawai. Observasi selanjutnya dari Teleskop Very Large ESO di Cile dan observatorium lainnya di seluruh dunia menunjukkan bahwa dia melakukan perjalanan melalui ruang angkasa selama jutaan tahun sebelum bertemu dengan Tata Suya kita. Oumuamua merupakan benda metalik atau berbatu merah tua yang panjangnya mencapai 400 meter, dan tidak seperti apa yang biasanya ditemukan di Tata Surya. (Sumber: kompas.com)

Baranews.co – Masih ingat dengan asteroid misterius Oumuamua yang melintasi Bumi pada September tahun lalu? Para peneliti dunia terus mencari tahu dan mempelajari tentang batuan luar angkasa tersebut.

Kini, dalam sebuah laporan terbaru, peneliti Harvard menyebut bahwa asteroid misterius tersebut bisa jadi adalah pesawat antariksa alien yang berlayar melewati Bumi menggunakan cahaya.

Ketika Oumuamua melintas di dekat planet kita, para ilmuwan cukup kaget karena benda ini merupakan obyek pertama yang diketahui berasal dari tata surya lain.

Sayangnya, batu ini melesat cukup cepat keluar dari tata surya kita. Ini membuat para peneliti hanya bisa mengamatinya sebentar.

Dalam waktu singkat itu, para astronom mengetahui bahwa benda itu bergerak dengan cara yang aneh. Ia berputar dengan cepat ketika terbang melalui tata surya kita.

Dalam laporan baru itu, peneliti menyebut bahwa itu mungkin terjadi karena batu besar tersebut bertindak sebagai “layar cahaya”. Artinya, benda itu melalui luar angkasa dengan menggunakan matahari sebagai sumber energinya.

Jika asumsi itu benar maka mungkin sebenarnya Oumuamua adalah pesawat antariksa yang dibuat oleh alien.

“(Benda itu mungkin) penyelidikan operasional penuh yang dikirim secara sengaja ke sekitar Bumi oleh peradaban alien,” tulis para peneliti dikutip dari The Independent, Selasa (06/11/2018).

Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Oumuamua diperkirakan sebuah pesawat luar angkasa alien. Sebelumnya, para peneliti dari proyek Breakthrough Listen mengumumkan bahwa mereka akan memantau apakah benda ini mengirimkan sinyal radio.

Namun, penelitian terbaru yang ditulis Shmuel Bialy dan Abraham Loeb ini melihat sisi lainnya. Mereka mencoba mengamati bagaimana radiasi matahari bisa digunakan untuk menggerakkan objek saat terbang melalui antariksa.

Mereka menemukan kesimpulan bahwa benda itu harus tipis dan dangat lebar untuk bisa melakukan manuver semacam itu.

Jika hipotesis mereka benar, maka ini akan menjadi terobosan pada hukum alam. Apalagi obyek semacam itu belum pernah ditemui sebelumnya.

“Salah satu kemungkinannya adalah bahwa Oumuamua adalah kapal cahaya, mengambang di ruang angkasa antarbintang sebagai puing-puing dari peralatan teknologi canggih,” tulis para peneliti.

Mereka juga membuka kemungkinan bahwa benda itu adalah “sampah” yang telah dibuang ke luar angkasa dari sistem planet.

Penjelasan semacam ini akan bisa menjawab berbagai karakteristik aneh Oumuamua, termasuk bentuknya yang tidak biasa.

Para ilmuwan di Bumi sebetulnya sudah mencoba mengembangkan teknologi semacam itu. Mereka mencoba membuat pesawat ruang angkasa kecil yang bisa melintasi ruang angkasa dengan kecepatan tingg menggunakan tenaga dari cahaya matahari.

Para ahli Harvard kemudian berpikir bahwa ide tersebut mungkin saja sudah dikembangkan di tempat lain di semesta ini.

Sayangnya, laporan itu tidak bisa benar-benar dibuktikan. Pasalnya Oumuamua telah terlalu jauh dari Bumi.

Meski begitu, para penulis optimis bahwa akan ada cara-cara baru untuk pengamatan semacam ini. (The Independent/Resa Eka Ayu Sartika/kompas.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*