Warga Negara-negara Persemakmuran Boleh Menjadi Tentara Inggris

Konvoi tank "Challenger Dua" meluncur di jalanan di dekat kota Beler di Jerman utara, lokasi latihan militer tentara Inggris, 21 Januari 2003. (Sumber: VOA Indonesia/Reuters/dok).

London, Baranews.co – Warga negara-negara Persemakmuran akan dapat bergabung menjadi anggota angkatan bersenjata Inggris bahkan jika mereka tidak tinggal di Inggris. Demikian seperti diumumkan oleh pemerintah Inggris (5/11) sementara negara itu berusaha mengisi lowongan di departemen pertahanan.

Menteri muda pertahanan Mark Lancaster mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada parlemen bahwa persyaratan residensi (atau telah tinggal di Inggris ) selama lima tahun sebelumnya untuk merekrut tentara dari negara-negara Persemakmuran telah dicabut.

Para kadet perwira Angkatan Darat Inggris ambil bagian Inggris di Parade Sovereign di Akademi Militer Kerajaan Sandhurst, di Sandhurst, Inggris, 15 Desember 2017. (Foto: dok).
Para kadet perwira Angkatan Darat Inggris ambil bagian Inggris di Parade Sovereign di Akademi Militer Kerajaan Sandhurst, di Sandhurst, Inggris, 15 Desember 2017. (Foto: dok).

Lancaster mengatakan bahwa pelamar harus berusia di atas 18 – dua tahun lebih dari usia minimum untuk warga Inggris. Syarat ini ditetapkan “untuk mengurangi risiko terkait dengan anak di bawah umur yang pindah ke Inggris tanpa jaminan pekerjaan.”

Dispensasi terbatas untuk persyaratan residensi sudah diberikan pada tahun 2016 untuk memungkinkan sekitar 200 personel Pedari negara-negara rsemakmuran per tahun untuk mengisi pos-pos yang kekurangan tenaga terampil. Batas ini kini telah ditingkatkan menjadi 1.350 personel angkatan laut, tentara dan angkatan udara.

Commonwealth atau Persemakmuran adalah perhimpunan 53 negara, kebanyakan bekas koloni Inggris, termasuk Australia, Kanada dan India. [lt]/VOA Indonesia/swh

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*