Ini 10 Pengganti Potensial Jose Mourinho Jika Dilepas Manchester United

Ekspresi pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, dalam laga Liga Spanyol kontra FC Barcelona di Stadion Camp Nou, Barcelona pada 6 Mei 2018. (Sumber: bolasport.com/LLUIS GENE/AFP)

Baranews.co – Jose Mourinho memang tidak (atau belum) dipecat saat ini. Terakhir kali, Mourinho dilepas oleh Chelsea pada 17 Desember 2015, sekitar lima bulan sebelum menerima tugas sebagai manajer Manchester United. Jadi, apa pun bisa terjadi.

Oleh: Dian Savitri

Dikumpulkan dari banyak sumber, berikut adalah 10 sosok potensial yang dinilai bisa menggantikan Mourinho di kursi panas United, jika Mourinho dilepas pada tengah musim ini.

1. Zinedine Zidane (sedang mengganggur, terakhir bersama Real Madrid)

Dia adalah legenda sepak bola dan akan membuat pemain dan suporter respek padanya.

Rekam jejak di Real Madrid sangat istimewa, tiga trofi Liga Champion hanya dalam waktu 2,5 musim. Sifatnya pun kalem, kebalikan dari Mourinho.

Sayangnya, Zidane belum punya pengalaman di Inggris. Pelatih asal Prancis itu bakal mengalami gegar budaya seandainya terpilih. United sangat berbeda dibanding Real Madrid.

 

2. Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur)

Selama di Spurs, Mauricio Pochettino memainkan sepak bola atraktif dan bisa bekerja dengan anggaran terbatas.

Meski demikian, manajer asal Argentina itu belum pernah bekerja di lingkungan serba menuntut seperti di United.

Dengan anggaran besar, automatis United dituntut untuk selalu meraih trofi.

Baca Juga:

  • Jose Mourinho adalah Sir Alex Ferguson 12 Tahun Lalu
  • 5 Calon Tim Jose Mourinho jika Dipecat Manchester United

3. Laurent Blanc (sedang mengganggur, terakhir di Paris Saint-Germain)

Laurent Blanc pernah bermain di Manchester United. Jadi, ia mengenal klub, meski kondisinya saat ini sudah berbeda dibanding ketika Blanc berada di klub itu.

Akan tetapi, Blanc sudah agak karatan, karena sudah dua tahun tidak melatih klub apa pun sejak PSG.

4. Michael Carrrick (Asisten manajer Manchester United)

Michael Carrick sudah ada di klub, legenda dan populer di antara pemain dan suporter.

Namun, Carrick belum terasah sebagai manajer. Dia baru pensiun pada musim panas tahun.

Pada usia 37 tahun, Carrick terlalu muda untuk menangani tugas besar di United.

5. Brendan Rodgers (Celtic)

Pernah menangani klub rival United, Brendan Rodgers tidak terlalu bagus selama di Liverpool.

Dipecat oleh Liverpool pada awal Oktober 2015, setelah klub itu tampil berantakan dan berada di posisi ke-7 klasemen sementara.

Celtic mengalami peningkatan dalam dua musim terakhir, namun itu juga disebabkan karena Rangers tidak dalam posisi menjadi penantang seperti biasanya.

Rodgers akan menjadi pilihan paling tidak populer seandainya harus menggantikan Mourinho.

6. Antonio Conte (sedang mengganggur, terakhir di Chelsea)

Akan mengikuti jejak Mourinho seandainya dipilih United: Dari Chelsea ke United. Tapi, Conte adalah serial winner.

Ia sudah membuktikannya bersama Juventus dan Chelsea. Meski demikian, sepak bola milik Conte dinilai sedikit negatif dan sangat bertahan.

Conte bukan alternatif, mengingat ia datang ke Chelsea untuk membereskan kerusakan yang diawali oleh Mourinho.

7. Leonardo Jardim (Monaco)

Pelatih yang satu ini akan cocok dengan filosofi United: Percaya pada pemain muda dan memainkan sepak bola menyerang yang indah.

Jardim melakukannya bersama Monaco. Hanya saja, di Prancis, Monaco adalah underdog, klub yang sama sekali berbeda dengan United.

8. Max Allegri (Juventus)

Sudah sering menjadi bahan gosip untuk menjadi manajer di United.

Massimiliano Allegri sukses besar bersama Juventus, namun ia belum bisa membuktikan diri untuk melatih di luar Italia.

Selain itu, Allegri juga akan sulit keluar dari Juventus. Klub itu sedang konsentrasi untuk meraih Liga Champion dengan hadirnya Cristiano Ronaldo.

(Baca Juga: Wayne Rooney: Manchester United Tak Punya Sosok Peredam Ketegangan Tim)

9. Ryan Giggs (Wales)

Suporter United mana yang tidak kenal Ryan Giggs? Ia juga sudah punya pengalaman menjadi pemainpelatih pada zaman David Moyes dan sempat menjadi asisten untuk Louis van Gaal.

Hanya saja, akan sangat disayangkan kalau ia meninggalkan posnya sebagai pelatih tim nasional Wales sebelum kualifikasi Euro 2020 dimulai.

10 Roberto Martinez (Belgia)

Mengenal dengan baik Premier League, namun belum pernah menangani klub top di liga itu. Wigan Athletic degradasi.

Lalu, setelah menjalani semusim yang bagus bersama Everton, Martinez menjalani dua musim yang merana bersama klub itu.

Namanya melejit setelah membawa tim nasional Belgia menduduki peringkat ke-3, mengalahkan Inggris, di Piala Dunia 2018. (Tabloid BOLA/bolasport.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*