KEAGAMAAN: Presiden Jokowi Buka MTQ Ke-27

Mushaf Alquran – Presiden Joko Widodo bersama (dari kiri ke kanan) Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP) Din Syamsuddin, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, serta tokoh Konghucu asal Malaysia Tan Sri Lee Kim Yew mengamati mushaf Alquran sulaman sepanjang 17 meter di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/7). Kegiatan tersebut menjadi bagian dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional II, MTQ Nasional VIII Antarpondok Pesantren, dan Kongres V Jam’iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama. (Sumber: KOMPAS/WAWAN H PRABOWO).

Saat membuka MTQ 2018 di Deli Serdang, Presiden mengajak agar ide besar dan mulia yang ada di dalam Al Quran diterapkan untuk kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia.

Deli Serdang, Sumut, Baranews.co – Presiden Joko Widodo membuka Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional ke-27 Tahun 2018 di Gedung Serbaguna Sumatera Utara, Deli Serdang (7/10). Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengajak umat menerapkan ide besar dan mulia yang ada dalam Al-Quran untuk kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia.

“Marilah kita memahami maknanya. Dan, bagaimana kita menjalankan petunjuk-Nya dalam Al-Quran untuk membangun dan memperkokoh kehidupan beradab,” kata Presiden   saat membuka MTQ Nasional   Minggu (7/10/201).

Presiden yang mengenakan pakaian adat Sumatera Utara didampingi Ibu Negara Ny Iriana Joko Widodo. Ia juga didampingi antara lain Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo, serta Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Menurut Presiden, Al-Quran menjadi pedoman mulia bagi umat Islam untuk keluar dari fase kegelapan menuju fase nur, fase kehidupan yang terang. “Bahkan, Al-Quran jadi sumber inspirasi bagi ulama dan akademisi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang akhirnya menghadirkan kemajuan bagi manusia,” ujarnya.

Al-Quran, tambah Presiden Jokowi, juga sumber kesejukan. Olah karena itu, sebagai umat muslim, kerukunan, persaudaraan, dan persatuan yang merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia untuk bergerak maju, dan sumber energi bagi Indonesia, harus selalu dijaga.

Lukman Hakim mengatakan, rangkaian acara MTQ Nasional yang dimulai sejak akhir pekan lalu, akan berlangsung hingga Sabtu (13/10/2018) depan. Perlombaan Musabaqoh terdiri dari 12 cabang lomba, dan   diikuti 1.555 peserta lomba dari 34 provinsi.

Sebagai bentuk adaptasi pada era digital, tambah Lukman, MTQ Nasional 2018 menerapkan teknologi baru melakukan penilaian dan penentuan pemenang lomba. Sejumlah teknologi juga diterapkan yakni pemindaian sidik jari para peserta, mengacak secara komputer ayat yang akan dibaca atau dihafal peserta, hingga menampilkan nilai peserta lomba di layar mimbar. (NIKSON SINAGA/Harian KOMPAS).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*