Ma’ruf Amin Ditunjuk Jadi Cawapres Jokowi, Ekonomi Syariah Berpotensi Tumbuh

Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menuju tempat peletakan batu pertama proyek pembangunan Menara MUI di Bambu Apus, Jakarta, Kamis (26/07). (Sumber: BBC Indonesia/ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI).

Jakarta, Baranews.co – Presiden Joko Widodo mendeklarasikan Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya dalam panggung Pemilu 2019. Ekonom memperkirakan, jika Ma’ruf terpilih, ekonomi syariah nasional berpotensi tumbuh.

Potensi tumbuhnya ekonomi syariah nasional dapat diukur dari industri pariwisata dan makanan halal sebagai sektor riilnya. ”Pak Ma’ruf adalah sosok yang menurut saya memperjuangkan ekonomi syariah sebagai salah satu arus utama ekonomi nasional,’ ujar Ketua I Ikatan Ahli Ekonomi Islam Irfan Syauqi Beik saat dihubungi, Kamis (9/8/2018) malam.

Apabila Ma’ruf tepilih nantinya, Irfan berpendapat, posisinya strategis dalam mengatur kebijakan dan potensi industri halal nasional. Berdampingan dengan Jokowi, pembangunan infrastruktur untuk menunjang industri halal Indonesia dapat menjadi prioritas.

Saat ini, industri makanan halal di Indonesia masih belum tergali. Irfan menyebutkan, rata-rata pertumbuhan industri makanan halal di tingkat dunia sebesar 12-15 persen per tahun.

Namun, Indonesia belum berperan sebagai salah satu produsen makanan halal di kancah internasional. ”Indonesia masih kalah dari Thailand dan Australia. Padahal, potensi Indonesia sangat besar di sektor ini,” ujar Irfan.

Dari sisi pariwisata halal, Irfan mengharapkan kawasan-kawasan industri halal dapat meningkat. Lebih jauh lagi, Indonesia berpeluang sebagai halal tourism hub dunia.

Saat ini, ada tiga kawasan pariwisata halal yang sedang berkembang, yakni Nusa Tenggara Barat, Aceh, dan Sumatera Barat. Menurut Irfan, di Papua, Sulawesi, dan Jawa masih banyak daerah yang berpotensi menerapkan sistem pariwisata halal. (MARIA PASCHALIA JUDITH J/Harian KOMPAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*