Alasan untuk Rajin Jalan Kaki Seperti Anjuran Presiden Jokowi

Presiden Jokowi jalan kaki di pematang sawah (Sumber: Instagram @jokowi)

Jakarta, Baranews.co – Beberapa hari lalu Presiden RI Joko Widodo menganjurkan masyarakat Indonesia untuk rajin berjalan kaki.

Presiden melalui akun Instagramnya @jokowi mengunggah foto dirinya sedang berjalan di atas pematang sawah.

Pada keterangan fotonya Presiden menyinggung kebiasaan banyak masyarakat Indonesia yang malas berjalan kaki.

“Jangankan berjalan jauh, agak dekat saja malas. Mau ke mal, cari parkirnya yang paling dekat pintu agar jalannya dekat. Iya kan? Iya, ini fakta,” tulis Presiden.

Mantan Wali Kota Solo itu pun menekankan pentingnya jalan kaki karena bisa menyehatkan tubuh. Ia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan jalan kaki.

“Mumpung di negeri kita akan digelar pesta olahraga Asian Games 2018, yang akan dihadiri 16.000 atlet dari 45 negara, disusul Asian Paragames, mari kita kumandangkan: biasakan jalan kaki yang sehat untuk masyarakat,” katanya.

Rata-rata langkah berjalan penduduk dunia per hari (Sumber: kompas.com/stanford)

Ragam manfaat rutin jalan kaki

Pola hidup tidak sehat bisa meningkatkan risiko sejumlah penyakit, seperti stroke dan serangan jantung. Namun, penyakit mematikan bisa dihindari dengan mengubah pola hidup sehat.

Olahraga ringan secara rutin adalah salah satu bagian dari usaha menjalani hidup sehat tersebut.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari RS Jantung Harapan Kita, Bambang Widyantoro menjelaskan, olahraga ringan namun teratur seperti jalan kaki setiap pagi jauh lebih baik ketimbang olahraga yang diforsir namun tidak rutin.

Misalnya, olahraga futsal yang dilakukan di akhir pekan dalam durasi yang panjang. Sementara pada hari kerja olahraga rutin tak dilakukan karena kesibukan pekerjaan.

“Sabtu-Minggu main futsal tiba-tiba atau olahraga apa yang berat, itu tidak bagus. Itu justru bisa memicu serangan jantung atau stroke,” kata Bambang.

“Yang bagus adalah ringan tapi teratur. Seperti jalan pagi, jogging 2-3 kali seminggu.”

Sebuah artikel yang dipublikasikan Harvard Medical School juga menyinggung pentingnya rajin berjalan kaki.

Sedikitnya ada lima manfaat dari rutin berjalan kaki.

1. Menetralkan efek peningkatan berat badan karena faktor genetis Para peneliti Harvard meneliti 32 gen peningkatan berat badan genetis lebih dari 12 ribu orang. Ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gen tersebut terhadap berat badan. Para peneliti kemudian menemukan bahwa partisipan yang rutin jalan cepat sekitar sejam setiap harinya mampu memangkas risiko obesitas hingga setengahnya.

2. Menjinakkan “sweet tooth” Jalan kaki mampu menjinakkan “sweet tooth” alias kegemaran mengkonsumsi makanan manis. Studi dari Universitas of Exeter menemukan, jalan kaki selama 15 menit mampu mengurangi nafsu makan cokelat, bahkan pada situasi yang mengundang stres.

3. Menurunkan risiko kanker payudara Para peneliti sudah mengetahui bahwa aktivitas fisik apapun mampu mengurangi risiko kanker payudara. Namun, studi American Cancer Society menemukan, wanita yang berjalan selama tujuh jam atau lebih dalam seminggu memiliki risiko kanker payudara 14 persen lebih rendah daripada mereka yang berjalan kurang dari tiga jam perminggu.

4. Meredakan nyeri sendi Beberapa studi menemukan, kebiasaan jalan kaki bisa mengurangi sakit yang berkaitan dengan arthritis. Berjalan kaki 5-6 mil (sekitar 8-9,6km) perminggu bahkan bisa mencegah terbentuknya arthritis. Jalan kaki melindungi sendi -terutama lutut dan pinggul yang sangat rentan terhadap osteoarthritis- dengan melubrikasi permukaannya dan menguatkan otot-otot penyangga.

5. Meningkatkan imunitas Rajin jalan kaki bisa melindungi kita pada musim flu dan batuk. Sebuah studi pada 1.000 pria dan wanita menemukan, mereka yang berjalan setidaknya 20 menit perhari selama minimal lima hari seminggu, memiliki kecenderungan sakit 43 persen lebih rendah. Ketika mereka sakit, durasi sakit tersebut cenderung lebih singkat dan gejalanya lebih ringan. Nah, banyak sekali ya manfaat rutin berjalan kaki.

Jadi, kamu masih malas jalan kaki? (Nabilla Tashandra/kompas.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply