Din Syamsudin: Umat Islam Jangan Terpecah karena Perbedaan Politik

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin saat menghadiri Muktamar XVIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (3/8/2018). (Sumber: KOMPAS.com/Andi Hartik)

Jakarta, Baranews.co – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin menyatakan, umat Islam tidak boleh terpecah-belah hanya karena perbedaan kepentingan politik. Apabila umat Islam sampai terpecah,

Din memandang hal tersebut adalah malapetaka. Din menyatakan, menjelang pemilihan presiden (pilpres) 2019, umat Islam dihadapkan pada perbedaan pilihan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Namun demikian, umat Islam tak boleh terpecah hanya karena perbedaan pilihan itu.

“Janganlah karena perbedaan kepentingan politik kemudian terpecah-belah,” kata Din di Jakarta  (4/8/2018).

Oleh sebab itu, ia berpesan kepada pemuka agama Islam untuk mengedepankan ukhuwah islamiyah secara internal sesama umat Islam. Pemuka agama harus mengedepankan persatuan di tengah-tengah perbedaan yang ada.

Setelah itu, harus dikembangkan pula persatuan dengan seluruh komponen bangsa. Dengan demikian, kesejahteraan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan.

Dengan demikian, pemuka agama harus memiliki kedewasan untuk menyatukan seluruh umat Islam. Selain itu, pemuka agama juga harus memiliki kecerdasan dan kearifan untuk mengedepankan ukhuwah islamiyah. (Sakina Rakhma Diah Setiawan/kompas.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*