Jokowi Minta Polisi Tak Rusak Mekanisme Pasar

Sumber: Andhika Prasetia/detikcom

Jakarta, Baranews.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran kepolisian tidak merusak mekanisme pasar dalam penegakan hukum. Jokowi ingin kestabilan harga terjaga.

“Saya titip juga pada Kapolri terutama kapolres-kapolres juga jangan represif. Tetap ikuti mekanisme pasar. Represif itu artinya kalau inflasi di sebuah daerah itu stabil tetapi orang menimbun barang, nggak ada masalah. Tapi kalau ada orang distributor atau agen menimbun barang sehingga harganya menjadi melonjak naik, lah ini yang harus dimasalahkan,” ujar Jokowi.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2018 di Hotel Sahid, Jakarta Pusat (26/7/2018). Acara ini dihadiri para kepala daerah di Indonesia.

Jokowi menjelaskan menjaga stok di setiap daerah diperlukan. Jokowi juga meminta polisi mengejar oknum yang merusak mekanisme pasar.
“Karena stok itu juga perlu. Oleh sebab itu, saya Polri titip agar yang namanya mekanisme pasar itu tetap harus kita jaga. Biarkan mekanisme pasar tapi kalau ada yang merusak dengan cara menimbun inflasi naik harga naik itu yang harus dikejar,” kata Jokowi. (dkp/aan)/Andhika Prasetia – detikNews/bh

Jokowi juga menyerahkan penghargaan tentang Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kepada kota, kabupaten, dan provinsi di Indonesia. Berikut ini daerah penerima penghargaan itu:

A. TPID berprestasi tingkat kabupaten/kota
Kab Deli Serdang
Kab Bangli
Kab Banjar
Kota Bitung
Kab Manggarai Timur

B. TPID terbaik tingkat kabupaten/kota
Kota Padang
Kota Kediri
Kota Samarinda
Kota Makassar
Kota Ternate

C. TPID terbaik Provinsi
Sumbar
Jawa Tengah
Kalimantan Barat
Sulawesi Utara
NTT.

Be the first to comment

Leave a Reply