Rumah Bos Teknologi Ini Harganya Rp 1,8 Triliun!

Nama Scott McNealy mungkin tak sementereng Bill Gates, Mark Zuckerberg, atau pun Jeff Bezos. Walau begitu, veteran Silicon Valley tersebut ternyata punya hunian super mewah yang tak kalah dengan milik tokoh-tokoh besar di dunia teknologi tersebut.

Baranews.co – Nama Scott McNealy mungkin tak sementereng Bill Gates, Mark Zuckerberg, atau pun Jeff Bezos. Walau begitu, veteran Silicon Valley tersebut ternyata punya hunian super mewah yang tak kalah dengan milik tokoh-tokoh besar di dunia teknologi tersebut.

Hunian milik pria berusia 63 tahun tersebut yang berada di Palo Alto, California, memiliki harga USD 96,8 juta, atau sekitar Rp 1,8 triliun. Dengan nilainya yang fantastis, rumah tersebut memang menyajikan berbagai fasilitas mewah di dalamnya.

Dibangun di atas tanah seluas lebih dari 5 hektar, properti tersebut merupakan hunian empat lantai dengan luas bangunan sekitar 2.600 meter persegi. Di dalamnya, terdapat pusat kebugaran, bioskop mini, ruang billiar dan poker, serta tempat yang disebut sebagai pizza room, hingga safe room.

Bukan cuma itu saja, McNealy juga memanjakan keempat anaknya dengan gelanggang yang dapat digunakan untuk bermain hoki es. Selain itu, huniannya juga memiliki lapangan golf sepanjang 100 meter.

“Saya tidak suka berlayar atau seni, tapi saya juga tidak mampu membeli jet pribadi. Jadi saya menghabiskan uang untuk rumah dan fasilitas yang dapat membuat teman anak-anak saya datang berkunjung,” ujarnya, sebagaimana  di kutip dari Mansion Global, Rabu (4/7/2018).

Kemampuan McNealy dalam membangun rumah mewah tersebut tak lepas dari karir yang dijalaninya. Ia merupakan mantan CEO Sun Microsystems, perusahaan teknologi asal AS yang dijual ke Oracle senilai USD 7,4 miliar pada 2010 lalu.

Rumah Bos Teknologi Ini Bernilai Rp 1,8 Triliun
Kolam renang di rumah Scott McNealy. Foto: Rex Real Estate

McNealy mengatakan bahwa dirinya pertama kali membeli sebidang tanah di sana pada pertengahan 1980an. Lalu, ia memperluas lahan miliknya pada 2001. Pria yang lahir pada 13 November 1954 tersebut mengaku biaya yang dikeluarkannya untuk membeli seluruh tanah itu tak sampai USD 11 juta, atau kini setara dengan Rp 158 miliar.

Butuh waktu tujuh tahun bagi McNealy untuk membangun hunian mewahnya tersebut, terhitung sejak 2001. Setelah sepuluh tahun rumah tersebut ditinggali keluarganya, ia dan istrinya memutuskan untuk menjualnya.

“Sebentar lagi tempat ini akan menjadi seperti sarang yang kosong. Rumah ini layak untuk mendapatkan penghuni lebih dibanding hanya kami berdua,” ujar McNealy dan istrinya, Susan.

Ungkapan sarang kosong tersebut merujuk pada usia anak-anaknya yang telah beranjak dewasa sehingga tak lagi tinggal di rumah orang tuanya. McNealy dan Susan pun memiliki rumah di Lake Tahoe, Sierra Nevada Amerika Serikat, sebagai tempat tinggal mereka selanjutnya. (detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*