Trump, Xi Jinping Setuju Tidak Cabut Sanksi terhadap Korea Utara

Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping hari Selasa (8/5) sepakat bahwa sanksi-sanksi terhadap Korea Utara tetap diberlakukan “hingga negara itu membongkar program nuklir dan rudalnya secara permanen.”

Presiden Amerika Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan di Hamburg, Jerman di sela KTT G20, 2 Agustsu 2017.

Baranews.co – Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping hari Selasa (8/5) sepakat bahwa sanksi-sanksi terhadap Korea Utara tetap diberlakukan “hingga negara itu membongkar program nuklir dan rudalnya secara permanen.”

Kedua pemimpin berbicara melalui telepon Selasa pagi, hanya beberapa jam setelah pertemuan dua hari antara Xi Jinping dan Kim Jong Un, pertemuan kedua dalam beberapa minggu terakhir ini. Media pemerintah China mengatakan Xi dan Kim bertemu di kota pelabuhan Dalian, di bagian timur laut China. Kim melawat ke Beijing Maret lalu, perjalanan pertamanya ke luar negeri sebagai pemimpin Korea Utara, dan indikasi bahwa China masih terlibat dalam proses denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Trump juga mengingatkan Xi tentang komitmennya pada hubungan perdagangan dan investasi yang “seimbang” diantara kedua negara, yang “menguntungkan pebisnis dan pekerja Amerika,” demikian menurut Gedung Putih.

Media pemerintah China melaporkan Xi mengatakan kepada Trump bahwa kedua negara sebaiknya menemukan cara untuk menyelesaikan perselisihan perdagangan itu. China dan Amerika berupaya mencegah perang dagang, walaupun terjadi peningkatan ketegangan dalam beberapa minggu terakhir ini dengan ancaman pengenaan tarif impor bernilai miliaran dolar atas produk kedua negara.

Gedung Putih hari Senin (7/5) mengumumkan penasehat ekonomi terkemuka China akan datang ke Washington DC minggu depan untuk melanjutkan pembicaraan tentang isu perdagangan ini dengan tim ekonomi Trump.

(voaindonesia.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*