LIGA SPANYOL: Barca Mencari Gelar Spesial

Ilustrasi (Sumber: planwallpaper.com)
Luis Suarez (Sumber: KOMPAS/REUTERS/JUAN MEDINA)/

Barcelona, Baranews.co – El clasico atau laga klasik antara Barcelona dan Real Madrid di Liga Spanyol, Senin (7/5/2018) dini hari WIB, tidak akan kehilangan gengsi meskipun tak lagi menentukan gelar juara. Laga ini bisa mengantarkan Barca ke gelar spesial jika mampu membekap Real, musuh bebuyutannya yang juga finalis Liga Champions musim ini.

Kemenangan di Camp Nou akan menyegel supremasi Barca di kancah domestik, Spanyol. ”El Barca” datang ke el clasico dengan status juara ganda, yaitu Liga Spanyol dan Piala Raja Spanyol. Mereka juga belum terkalahkan di liga domestik. Seluruh catatan mentereng itu akan mati-matian mereka pertahankan ketika menjamu ”El Real”. Melawan Real, Barca tetap mengandalkan Luis Suarez dan Lionel Messi di lini depan.

Kemenangan atas Real sekaligus akan mengobati luka dan kekecewaan Barca di Liga Champions. Seperti diketahui, Real seolah menjadi ”simbol” Liga Champions. Pengoleksi terbanyak trofi Liga Champions itu kini di ambang sejarah baru dengan final ketiga dalam tiga tahun terakhir di kompetisi antarklub termegah Eropa itu. Kontras dengan Real, Barca hanya bisa finis di perempat final seusai disingkirkan wakil Italia, AS Roma.

”Hasil itu (tersingkir di Liga Champions) masih terasa menyakitkan karena sangatlah tidak terduga,” ujar Pelatih Barcelona Ernesto Valverde.

Semangat Barca dan Valverde untuk mengalahkan Real kian menggebu-gebu menyusul pernyataan menohok kapten Real, Sergio Ramos. Bagi Ramos, dua gelar domestik Barca tidak lebih besar artinya dari trofi Liga Champions yang kini kembali diburu Real. ”Barca menjalani musim yang bagus dengan meraih dua trofi. Mereka patut dipuji. Namun, trofi Liga Champions bernilai setara atau bahkan lebih besar dari dua gelar itu,” ujar Ramos.

Di kubu Barca, tidak ada pemain lain yang lebih termotivasi menyambut laga ini selain sang kapten, Andres Iniesta. Itu akan menjadi el clasico terakhir bagi Iniesta, gelandang flamboyan yang telah memutuskan akan meninggalkan Barca akhir musim ini. Selain aplaus dari fans Barca, pengoleksi empat trofi Liga Champions dan sembilan Liga Spanyol itu akan menerima anugerah bintang jasa di bidang olahraga dari Kerajaan Spanyol.

Bintang jasa

Bintang jasa serupa juga pernah diterima alumnus Barca, Xavi Hernandez, dan mantan kiper Real Madrid, Iker Casillas. Mengingat laga itu akan spesial bagi Iniesta, koran asal Spanyol, Marca, meyakini para pemain maupun fans Barca dan Real akan bersatu sejenak. Bersatu untuk memberikan salam perpisahan bagi sang kapten Barca.

Penghormatan itu sempat dilakukan dua lawan Barca terakhir, yaitu Deportivo La Coruna dan Sevilla. Pada laga di La Coruna pekan lalu, ribuan fans tuan rumah, yaitu Deportivo, mendadak berdiri dan memberikan tepuk tangan untuk musuhnya. Padahal, saat itu mereka ditekuk Barca 2-4. Tepuk tangan itu tertuju kepada satu sosok, yaitu Iniesta, yang berjasa memberikan trofi Piala Dunia untuk Spanyol pada 2010.

Masalahnya, Iniesta belum bisa dipastikan bakal turun di el clasico, baik sebagai pemain mula maupun cadangan. Pemain yang dikabarkan akan hijrah ke Liga China pada musim depan itu tengah didera masalah pada otot betisnya. Namun, seperti diberitakan Goal.com Spanyol, Iniesta tengah berjuang keras agar bisa tampil di laga prestisius itu. Ia menjalani pemulihan khusus dan berlatih terpisah bersama rekan-rekannya pada Kamis lalu.

Marca juga menulis, laga ini akan menjadi clasico kehormatan bagi Real. Mereka akan berjuang untuk menjaga martabatnya sebagai juara bertahan sekaligus tim tersukses di Spanyol. Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane berkata, timnya tidak memberikan jalan mudah bagi Barca untuk merayakan dominasinya di Spanyol musim ini. Untuk itu, Zidane memastikan dirinya tidak akan menurunkan tim pelapis di laga ini meskipun mereka baru saja tampil habis-habisan di semifinal Liga Champions kontra Bayern Muenchen.

Musim ini, Liga Spanyol memang menjadi prioritas kedua bagi Real. Tak ayal Zidane kerap menurunkan pemain pelapisnya seperti Marco Asensio dan Gareth Bale. Namun, khusus el clasico, ia menerapkan kebijakan berbeda. ”Apakah saya akan mengistirahatkan (pemain inti)? Tidak. Sepanjang seratus persen bugar, mereka akan turun,” ujarnya.

Zidane menampik jika timnya dilanda kelelahan seusai meladeni Bayern, Rabu (2/5). Sebaliknya, ia menyatakan, timnya dalam kondisi yang bagus. Real tidak terkalahkan pada lima laga terakhir mereka. Hanya saja, ada dua pemain yang bakal absen, yaitu Isco dan Raphael Varane, yang tengah cedera. (Reuters/JON)/Harian KOMPAS

Be the first to comment

Leave a Reply