Studi Ini Sebut Tidur Siang Bisa Jadi Kunci Panjang Umur

Pola makan gizi seimbang dengan aktivitas fisik teratur merupakan komponen utama hidup sehat dan panjang umur. Namun peneliti menemukan kebiasaan tidur siang juga memegang peranan penting.

Baranews.co – Pola makan gizi seimbang dengan aktivitas fisik teratur merupakan komponen utama hidup sehat dan panjang umur. Namun peneliti menemukan kebiasaan tidur siang juga memegang peranan penting.

Peneliti dari American Health in Ageing Foundation melakukan penelitian kepada lebih dari 3.000 lansia yang berusia di atas 65 tahun. Ditemukan bahwa partisipan yang tidur siang selama satu jam memiliki usia yang lebih panjang.

Selain itu, partisipan yang tidur siang juga memiliki fungsi kognitif yang lebih baik. Hal ini diyakini peneliti membuat mereka berisiko rendah mengalami penyakit otak seperti demensia dan alzheimer.

“Fungsi mental seseorang akan mengalami penurunan secara bertahap. Tidur siang memantu menjaga fungsi otak dan memperlambat penurunan fungsi mental ini,” ungkap dr Junxin Li, dikutip dari¬†Express.

Namun dr Li menyebut tidur siang yang memberikan manfaat besar dilakukan selama satu jam. Jika kurang atau lebih, manfaatnya untuk otak lansia bisa jadi tidak terasa.

Tidur siang untuk lansia menurutnya berbeda dengan power nap. Power nap merupakan tidur siang yang direkomendasikan untuk pekerja dan siswa agar produktivitas dan fokus tetap maksimal.

Power nap sebaiknya dilakukan tidak lebih dari 20 menit. Jika lebih dari 20 menit, kamu justru akan terbangun dalam keadaan pusing karena tidur sudah memasuki fase dalam.

 

(detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply