Tentara Saudi Tembak “Drone” di Dekat Istana Raja Salman di Riyadh, Apa yang Terjadi?

Aparat keamanan Saudi menembak jatuh drone di kawasan tertutup di kompleks istana kerajaan di Riyadh. (Sumber: BBC Indonesia/GETTY IMAGES)

Aparat keamanan di Arab Saudi menembak jatuh drone di kompleks istana kerajaan di ibu kota Riyadh, yang masuk dalam kawasan tertutup.

Riyadh, Baranews.co – Insiden ini terjadi pada Sabtu (21/04) malam dan video yang beredar di internet sepertinya memperlihatkan adu tembak yang cukup sengit di kompleks kediaman para anggota kerajaan tersebut.

Kejadian itu langsung memicu rumor, yang cepat beredar di media sosial tentang kemungkinan ‘kudeta’ atau ‘perlawanan politik’ di Saudi.

Mungkin untuk meredam rumor ini, kepolisian di Riyadh mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan ‘drone mainan berukuran kecil’ ditembak jatuh karena diterbangkan di kawasan tertutup.

Menurut kantor berita resmi Saudi (SPA), drone tersebut diterbangkan di kawasan Khuzama di Riyadh, sekitar pukul 19.50 waktu setempat.

Belum diketahui siapa yang menerbangkan drone, tapi polisi Saudi menegaskan penyelidikan sudah dilangsungkan.

Belum juga ada penjelasan apakah ada korban atau kerusakan dalam insiden ini.

Seorang sumber yang tak bersedia disebutkan namanya kepada kantor berita “Reuters” mengatakan bahwa Raja Salman tengah tak berada di kompleks istana saat kejadian penembakan drone berlangsung,

“Raja (Salman) tengah berada di Diriya,” katanya kepada “Reuters”.

Pada 2017, seorang pria bersenjata mengeluarkan tembakan di pintu gerbang di kediaman raja di Jeddah, menewaskan dua petugas keamanan dan melukai tiga orang lainnya sebelum akhirnya ditembak mati.

Aparat menemukan senjata Kalashnikov dan tiga bom molotov.

Drone menjadi persoalan sensitif di Saudi karena di masa lalu kelompok perlawanan Houthi di Yaman menggunakan drone untuk menyerang sasaran di Riyadh.

Kelompok perlawanan ini juga menembakkan rudal ke wilayah Saudi.

Saudi memimpin koalisi sejumlah negara yang bertempur melawan kelompok Houthi di Yaman, yang dikatakan Saudi mendapat dukungan penuh pesaing Saudi di kawasan, Iran. BBC Indonesia/swh

Be the first to comment

Leave a Reply