Kesalahan di 20 Menit Awal Jadi Biang Kekalahan JDT dari Persija

Johor Darul Ta'zim (JDT) kalah telak dari Persija Jakarta di laga Piala AFC. Menurut pelatih JDT, Raul Longhi, kesalahan timnya dalam 20 menit pertama jadi penyebab utama kekalahan ini.

Jakarta, Baranews.co – Johor Darul Ta’zim (JDT) kalah telak dari Persija Jakarta di laga Piala AFC. Menurut pelatih JDT, Raul Longhi, kesalahan timnya dalam 20 menit pertama jadi penyebab utama kekalahan ini.

JDT kalah 0-4 dari Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (10/4/2018). Gawang JDT yang dikawal oleh Izham Tarmizi sudah bobol tiga kali di awal pertandingan oleh gol-gol Marko Simic pada menit kedelapan, 12, dan 19.

Persija kemudian memantapkan kemenangannya melalui penalti Simic tiga menit sebelum berakhirnya waktu normal.

Raul mengakui timnya telah melakukan kesalahan di 20 menit babak pertama. Pada babak kedua JDT sudah tampil lebih baik, namun tidak mampu mengejar ketertinggalan.

“20 menit pertama kami melakukan kesalahan dalam pertahanan. Kami kemasukan tiga gol dalam 20 menit. Persija sangat kuat dan bermain dengan baik. Setelah 20 menit, kami mulai membaik, memainkan sepakbola kami, tampil lebih kuat,” ungkap Raul usai laga.

Raul menilai Persija memiliki beberapa pemain yang memiliki kecepatan. Salah satunya adalah Riko Simanjuntak yang tidak mampu dihentikan oleh pemain-pemain JDT.

“Kami mencoba menjaga pertahanan karena Persija memiliki banyak pemain yang cepat, berkualitas seperti nomor 25 (Riko Simanjuntak) dan salah satunya lagi adalah Simic. Mereka bagus di crossing. Itu adalah perjudian saya. Tapi kami melakukan banyak kesalahan. Di babak kedua, kami tampil lebih baik. Tapi kebobolan 3 gol di babak pertama membuat kami kesulitan,” tambahnya.

Tingginya tensi pertandingan sempat membuat permainan JDT sedikit kasar. JDT bahkan harus menyudahi laga dengan sepuluh pemain setelah Adam Nor Azlin terkena kartu merah. Namun, Raul menegaskan bahwa itu bukanlah sebuah kesengajaan.

“Beberapa pemain mereka sangat cepat sehingga memaksa kami melakukan tekel. Taktik kami adalah bermain dengan bagus dan mengalir. Dalam laga tadi banyak pemain bagus. Tapi karena pemain Persija sangat cepat, kami mengadangnya dengan tekel,” katanya.

Pada laga melawan Persija, JDT tampil tanpa beberapa pemain utamanya, salah satunya Natxo Insa. Menurut Raul, ada beberapa pemain yang tidak bisa dimainkan karena sedang persiapan di kompetisi.

“Hari ini banyak pemain yang diistirahatkan. Minggu kami bermain lagi di liga. Pasalnya, banyak pertandingan yang kami anggap final di liga. Jadi, tidak hanya Insa yang diistirahatkan,” jelasnya.

“Sabtu ini kami akan bermain melawan PKNS. Kami juga punya permainan yang sangat ketat ini. Saya cuma tidak senang di 20 menit awal saja. Setelah itu, kami tampil lebih baik,” kata Raul.

 

(detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*