Jokowi Senang, Nyak Sandang Bisa Melihat Lagi

Operasi katarak pada mata Nyak Sandang (91) berhasil dilakukan dan pria asal Aceh itu bisa melihat kembali. Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang dan berharap hasil operasi mata tersebut maksimal.

Jakarta, Baranews.co – Operasi katarak pada mata Nyak Sandang (91) berhasil dilakukan dan pria asal Aceh itu bisa melihat kembali. Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang dan berharap hasil operasi mata tersebut maksimal.

“Alhamdulillah, semoga operaisnya memberikan hasil yang terbaik,” kata Jokowi seperti yang disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis, Jumat (30/3/2018).

Jokowi pun menyampaikan salam kepada pria yang menjadi salah seorang penyumbang pembelian pesawat pertama Indonesia tersebut. “Sampaikan salam saya untuk Nyak Sandang,” katanya.
Operasi katarak pada mata Nyak Sandang selesai dilakukan. Nyak Sandang mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang memfasilitasi operasi mata tersebut.

Ucapan syukur itu disampaikan oleh Maturidi (50) anak Nyak Sandang, usai operasi katarak mata ayahnya selesai dilakukan. Maturidi mengatakan, kebahagiaan terpancar dari wajahnya ayahnya saat bisa melihat kembali.

“Saya Maturidi mewakili keluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden atas bantuannya, salah satunya adalah pengobatan mata ayah Nyak Sandang,” ucap Maturidi seperti yang disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis, Jumat (30/3).
Operasi katarak tersebut dipimpin oleh Kepala Departemen Mata RSPAD Gatot Soebroto dr. Subandono Bambang Indrasto, SpM., MM., pada Rabu, 28 Maret 2018. Selain itu, hadir juga salah satu dokter dari Tim Dokter Kepresidenan, yaitu dr. Tjahjono D Gondhowiardjo, SpM(K), PhD. Tindakan operasi dimulai pukul 08.30 WIB dan selesai sekitar pukul 09.00 WIB.

“Mata kanannya sempat dioperasi di Aceh, hasilnya cukup bagus. Hanya saja retinanya sudah mengalami degenerasi karena faktor usia. Sedangkan mata kiri, itu kataraknya matur. Kataraknya cukup keras sehingga tim dokter tidak bisa menilai bagian syaraf atau bagian belakang bola mata. Jadi kita lakukan operasi katarak terhadap mata kiri,” ujar dr Subandono dalam keterangan tertulis Bey.

Kondisi katarak matur yang keras membuat tim dokter harus melakukan tindakan penyedotan. Meskipun prosesnya cukup rumit, namun tim dokter akhirnya berhasil mengoperasi mata Nyak Sandang.
“Awalnya jarak pandang hanya 15-20 cm. Lalu pascaoperasi saya tes, bisa 1 meter. Lalu ketika di kamar tadi, bisa 5 meter. Harapan kami ke depannya kondisi mata Nyak Sandang bisa membaik walaupun tidak 100 persen,” katanya.

Dokter menambahkan, proses penyembuhan akan memakan waktu sekitar 2-3 hari. Dokter pun menjadwalkan Nyak Sandang untuk kontrol lagi seminggu setelah operasi.

 

(detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*