Milan Tersingkir di Liga Europa, Ini Reaksi Gattuso

Pelatih Milan Gennaro Gattuso menolak menyalahkan wasit atas kegagalan timnya melaju ke perempat final Liga Europa. Rossoneri harus melupakan mimpi menjadi juara setelah tumbang 1-3 di markas Arsenal, Stadion Emirates, Kamis (15/3) atau Jumat dini hari WIB.

London, Baranews.co – Pelatih Milan Gennaro Gattuso menolak menyalahkan wasit atas kegagalan timnya melaju ke perempat final Liga Europa. Rossoneri harus melupakan mimpi menjadi juara setelah tumbang 1-3 di markas Arsenal, Stadion Emirates, Kamis (15/3) atau Jumat dini hari WIB.

Dalam laga di London, harapan Milan sebenarnya sempat membuncah setelah Hakan Calhanoglu berhasil membawa pasukan dari Italia ini unggul pada menit ke-35. Pemain asal Turki tersebut menaklukkan kiper David Ospina lewat tendangan dari luar kotak penalti.

Keunggulan ini hanya berlangsung empat menit setelah Arsenal mampu menyamakan skor melalui tendangan penalti Danny Welbeck. Namun keputusan wasit Jonas Eriksson dianggap kontroversial karena terlihat jelas Welbeck melakukan diving meski terkesan mantan pemain Manchester United ini didorong oleh bek Milan Ricardo Rodriguez.

Para pemain Milan pun sempat memprotes wasit asal Swedia ini. Namun sang pengadil bergeming. Kiper Gianluigi Donnarumma pun diganjar kartu kuning karena dianggap terlalu keras melakukan protes. Babak pertama berakhir imbang 1-1.

Pada babak kedua, Arsenal kian menunjukkan dominasinya. Mereka ganti memimpin pada menit ke-71 melalui gol Granit Xhaka yang melepaskan tendangan dari luar kotak penalti.

Arsenal kian sulit dikejar setelah Welbeck mencetak gol keduanya malam itu pada menit ke-86. Arsenal pun melenggang ke perempat final dengan keunggulan agregat 5-1. Dalam laga pertama di kandang Milan, tim Inggris itu menang 2-0.

Meski banyak yang menyebut wasit sebagai biang kekalahan timnya, Gattuso tetap tak mau menyalahkan sang pengadil di lapangan.

“Saya bangga atas performa para pemain saya. Kami tersisih karena kekalahan di San Siro. Hal yang membuat saya marah adalah saat kami sudah menyerah ketika tertinggal 1-2 lalu kebobolan gol ketiga. Kami tetap harus menatap ke depan,” kata Gattuso kepada Sky Sport Italia.

“Saya tak mau berbicara soal wasit karena mereka bisa membuat kesalahan seperti halnya pemain. Saya bangga kepada pemain saya dan kami harus melanjutkan langkah kami,” kata pelatih yang menggantikan Vincenzo Montella ini.

“Saya pikir tim kami sudah menunjukkannya. Dalam dua laga melawan Arsenal yang tangguh ini, kami menunjukkan bahwa kami mampu masalah bagi mereka. Saya tak mencari alibi,” imbuhnya.

“Seperti saya katakan. Hal yang paling membuat saya marah adalah terjadinya gol ketiga, karena kami seharusnya tak menyerah setelah tertinggal. Kami harus tetap berjuang selama 90 menit,” kata Gattuso lagi.

“Kini kami harus melupakan pertandingan ini. Saya tak mau mendengar alasan apapun saat ini karena kami membuat kesalahan di San Siro, pekan lalu,” paparnya.

“Ini tim yang masih muda, masih bisa membuat banyak hal untuk bisa mencapai level seperti Arsenal saat ini. Mereka lebih berpengalaman dan menyerang lebih gencar,” kata Gattuso yang sebelumnya adalah pelatih tim junior Milan.

Setelah tersingkir di Liga Europa, Milan kini tinggal memiliki satu harapan untuk bisa tampil di Liga Champions musim depan yakni melalui aksi di Serie A. Mereka harus mampu bertengger di posisi keempat pada akhir musim agar bisa lolos ke kejuaraan paling bergengsi di Eropa itu.

Saat ini Milan bertengger di posisi keenam dengan 47 poin atau tertinggal enam poin oleh Lazio yang berada di urutan keempat klasemen sementara Serie A. Pasukan Gattuso masih memiliki harapan meraih trofi tahun ini karena pada 9 Mei mereka akan bermain di final Piala Italia melawan Juventus.

Susunan pemain:

Arsenal: Ospina; Bellerin, Koscielny (Chambers 11), Mustafi, Monreal; Oezil (Kolasinac 79), Ramsey, Xhaka, Mkhitaryan (Elneny 69); Wilshere; Welbeck.

Milan: G Donnarumma; Borini, Bonucci, Romagnoli, Rodriguez; Suso, Kessie(Locatelli 78), Montolivo, Calhanoglu (Bonaventura 69); Andre Silva, Cutrone (Kalinic 66).

 

Sumber: Sky Sports

Be the first to comment

Leave a Reply