PEMULIHAN KESEHATAN: Kondisi Membaik, Habibie Sudah Jalan Sore

Krankenhaus des Lankreises atau Rumah Sakit Starnberg, Muenchen,Jerman, Senin (12/3/2018). Di tempat ini, Presiden ketiga RI BJ Habibie tengah menjalani perawatan. (Sumber: KOMPAS/KOMPAS/PINGKAN ELITA DUNDU).

Oleh: PINGKAN ELITA DUNDU

Stranberg, Baranews.co – Setelah menjalani pengobatan dan perawatan secara intensif selama hampir dua minggu di Krankenhaus des Lankreises atau Rumah Sakit Starnberg, Muenchen, Jerman kondisi Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie terus membaik. Setiap sore, mantan Menteri Riset dan Teknologi di zaman Presiden Soeharto ini jalan-jalan di sekitar tempat perawatan di Residence Starnberg.

Tim dokter dari Kepresidenan bersama dokter langganan Habibie di rumah sakit itu terus merawat dan memulihkan agar kondisinya semakin membaik.

“Kondisi bapak ( BJ Habibie) baik. Tetapi juga tidak tergeletak tak berdaya. Masih tetap menjalani perawatan,” kata seorang petugas dari bagian rumah tangga Habibie yang ditemui Kompas di Residence Starnberg, Minggu (11/3) siang waktu setempat. Ia bersedia memberikan keterangan, namun tidak mau disebutkan namanya saat Kompas menyambangi tempat Habibie menjalani perawatan intensif atas penyakit yang dideritanya.

Habibie masuk rumah sakit itu setelah ada keluhan sesak nafas pada, Sabtu (27/2). Saat diperiksa, kata staf itu, ternyata ada cairan dalam paru-parunya. Selanjutnya, Habibie masuk rumah sakit dan sampai hari Minggu, ia masih menjalani perawatan dan pemeriksaan.

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO

BJ Habibie, Presiden Ketiga RI, 1 April 2017

“Pada prinsipnya, kondisi bapak (Habibie) cukup baik. Kondisi stabil dan sudah jalan sore,” kata staf yang sedang bertugas piket itu. Staf ini duduk bersama seorang petugas lainnya di lobi utama Residence Starnberg. Ia memakai jaket bergambar pesawat R 80 di bagian kiri atas jaket tersebut. Sementara rekan petugas lainnya memakai jaket kulit berwarna hitam.

Soal penyakit sesak nafas akibat paru-paru berair, kata staf itu, Habibie sudah sering mengalaminya. “Berulang kali bapak masuk rumah sakit dengan keluhan penyakit yang sama,” jelas dia.

Saat ditanya, kapan Habibie akan pulang karena kondisi sudah cukup baik, staf ini mengatakan tidak tahu kepastiannya. “Kami belum menerima informasi dari dokter yang memeriksa dan merawat bapak,” kata staf itu.

“Yang pasti sampai saat ini, tidak ada yang istimewa dan bapak masih dalam penanganan dokter,” tambahnya.
Saat ditanya alasan Habibie masuk rumah sakit di Starnberg, staf itu mengatakan, sejak lama ada dokter yang menangani Habibie ada di rumah sakit tersebut.

KOMPAS/PINGKAN ELITA DUNDU

Suasana Krankenhaus des Lankreises atau Rumah Sakit Starnberg, Muenchen,Jerman, tempat perawatan Presiden ketiga RI, BJ Habibie, Senin (12/3).

Di tempat itu, Habibie menempati salah satu unit di lantai 3 di tempat itu. Kompas yang sengaja datang dari Berlin untuk melihat suasana rumah sakit dan mencari tahu perkembangan kondisi Habibie, tidak diperkenankan masuk.

“Maaf tidak bisa menjenguk bapak. Bukannya kami pelit dan terlalu memprotek bapak,” jelas staf itu.

Menurut staf itu, tempat tersebut tenang dan adem sehingga membantu pemulihan kesehatan Habibie.

Saat sedang berbincang, menantu Habibie yakni istri Thareq Kemal Habibie bersama seorang puterinya dikawal salah satu staf turun ke lantai dasar dan menuju halaman parkir. Ketika Kompas menyapa menantu Habibie, ia hanya tersenyum sembari berlalu menuju tangga yang berada di samping lift. Menantu dan cucu Habibie ini memilih naik tangga daripada menggunakan lift. Staf itu mengatakan, selain bagian rumah tangga, di tempat itu dijaga Paspampres. Harian KOMPAS

Be the first to comment

Leave a Reply