Evolusi Dibalik Foto Keluarga Australia

Pendatang asal Inggris Dorothy Wright di dapurnya di Sydney pada awal 1960an. (Sumber: austraiaplus.com/Mike Wright).

Baranews.co – Sementara ritual mendokumentasikan sejarah keluarga tetap menjadi ciri khas kebanyakan orang Australia, inilah situasi dan lokasi dalam foto-foto keluarga yang sering mengungkapkan banyak tentang kehidupan modern kita.

Alistair Thomson adalah seorang profesor sejarah di Monash University.

Selama penelitian dan pengajarannya mengenai migrasi pasca-perang ke Australia, dia mengamati bagaimana foto keluarga berevolusi dari waktu ke waktu, terutama apa yang masuk dalam jepretan foto tersebut.

“Orang yang kita ambil fotonya telah berubah sedikit saja dibandingkan dengan apa [benda] yang kita foto,” katanya kepada Tony Arthur di Radio ABC.

Potret keluarga dengan mobil 1951
Berkemah di Phillip Island pada tahun 1951. (Koleksi: Museum Victoria).

Profesor Thomson mengatakan potret keluarga di Australia berkembang ketika kamera menjadi barang yang terjangkau oleh kebanyakan masyarakat Australia selama periode tahun 1950an dan 60an.

Namun, tidak seperti teknologi digital saat ini dimana ribuan foto dapat diambil tanpa biaya, gambar yang diambil dengan pita film membawa selektivitas terhadap apa yang didokumentasikan.

“Anda lebih berhati-hati dan selektif dengan foto yang Anda ambil karena Anda tidak dapat mengambil foto tanpa batasan,” kata Profesor Thomson.

Bagi banyak migran, salah satu fungsi utama foto keluarga adalah mengkomunikasikan gaya hidup baru kepada saudara dan teman di negara asalnya.

Potret keluarga di pantai 1959
Migran Cina Mary Louey Hung bersama anak-anaknya di Aspendale Beach dekat Melbourne sekitar tahun 1949. (Koleksi: Museum Victoria).

Gambar-gambar yang mengindikasikan gaya hidup Australia yang santai sering diabadikan dalam foto keluarga, termasuk kunjungan ke kolam renang lokal, pantai dan piknik di semak-semak.

“Foto-foto itu bercerita, menghibur, meyakinkan, sesekali memamerkan, dan menunjukkan perbedaan dan perbedaan khas Australia,” kata Profesor Thomson.

“Itu adalah cara untuk menunjukkan bagaimana Australia adalah sebuah negara yang berbeda karena Anda berada di luar rumah, Anda punya mobil, Anda berada di pantai, ini hari Natal dan Anda bersenang-senang di bawah sinar matahari.

Potret keluarga dengan pesawat televisi
Penyewa dari Perumahan pemukiman Villawood berpose untuk berpotret dengan pesawat televisi. (Koleksi: Perpustakaan Negara Bagian NSW).

Dengan meningkatnya pertumbuhan industri manufaktur pasca perang, para migran yang berpose dengan peralatan listrik yang baru didapat juga sering tampil dalam gambar juga.

“Mereka akan membuka pintu kulkas saat mereka mengambil foto itu, jadi mereka tidak hanya menunjukkan kulkas tapi juga makanan berlimpah yang tersedia di Australia,” kata Profesor Thomson.

Dan pesawat televisi akan sering muncul dalam foto setelah barang-barang rumah tangga menjadi barang yang diinginkan pada akhir 1950-an.

“Ada beberapa foto indah yang pernah saya lihat dimana para migran Inggris pada tahun 1964 memotret televisi baru mereka, namun di televisi terlihat [gambar] The Beatles sedang berkeliling Australia,” katanya.

Potret keluarga dengan anjing tahun 1950an
Keluarga Hathaway sedang berlibur bersama anjing Scouter mereka di tahun 1950an. (Koleksi: Museum Victoria).

Foto-foto anjing dan kucing memenuhi unggahan di laman media sosial modern kita, namun Profesor Thomson mengatakan bahwa sejarah kita yang memasukan hewan peliharaan dalam potret keluarga memang terdokumentasi dengan baik.

“Dahulu kala ketika foto-foto masih sedikit lebih berharga dan Anda mengambil foto itu begitu selektif, hewan peliharaan akan selalu menonjol.”

Dan dengan penggunaan perangkat lunak pengeditan digital yang luas, dia memperingatkan orang-orang agar tidak memanipulasi gambar dan memotong gambar secara berlebihan untuk tujuan estetika.

“Bagi sejarawan hal-hal seperti itu sangat luar biasa.” (ABC Radio Sydney Oleh Luke Wong dan Cameron Wilson/australiapalus.com/swh)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*