AUSTRALIA TERBUKA 2018: Federer Menang Mudah Ke Babak Perempat Final, Djokovic Tersingkir

Roger Federer terus melaju untuk meraih gelar juara grand slam ke-20nya usai menang di babak ke-4 di Melbourne Park. (Sumber: australiaplus.com/AP: Dita Alangkara).

MELBOURNE, Baranews.co – Langkah Roger Federer di ajang Australia Open terus berlanjut di arena Melbourne Park, menyusul kemenangannya pada laga empat set langsung di babak perempat final melawan Tomas Berdych. Sementara juara dunia enam kali, Novak Djokovic, tersingkir dari arena Australia Open di babak keempat setelah kekalahan tidak terduga oleh petenis Korea Selatan, Hyeon Chung di Rod Lover Arena pada laga Senin (22/1/2018) malam.

Juara Grand Slam 19 kali ini mengalahkan mantan petenis peringkat teratas, Marton Fucsovics dari Hongaria 6-4, 7-6 (7/3), 6-2 dalam pertandingan sore di Rod Laver Arena. Senin (22/1/2018).

Roger Federer berhasil mencapai babak perempat final di Melbourne Park untuk yang ke-14 kalinya, ini memperpanjang rekornya sendiri. Dia juga berhasil mencapai babak perempat final Grand Slam ke-52, dan mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh petenis Jimmy Connors, yang hanya sebanyak 41 kali.

Federer belum pernah bermain melawan Fucsovics yang berada di peringkat ke-80 dunia sebelum pertandingan Senin sore (22/1/2018). Tapi Federer pernah bertanding melawan pelatih Fucsovic, Attila Savolt, dan Federer berhasil mengalahkan Savolt di Australian Open tahun 2002.

Superstar asal Swiss ini tidak pernah bermasalah dalam servis, sementara Fucsovics bahkan tidak dapat menghasilkan satu break point pun dalam pertandingan tersebut.

Federer memenangkan pertandingan ini dalam dua jam empat menit, mempertahankan rekornya yang tidak pernah kalah satu set pun sejauh ini di Melbourne Park.

Lawan berikutnya adalah Tomas Berdych dari Republik Ceko, yang berada di perempat final Australia Terbuka untuk ketujuh kalinya setelah menang 6-1, 6-4, 6-4 atas Fabio Fognini dari Italia.

Berdych berhasil masuk ke babak 8 besar di Melbourne Park selama tujuh tahun dari delapan tahun terakhir mengikuti Australia Open. Satu-satunya saat ia gagal mencapai babak 8 besar ini adalah tahun lalu saat ia kalah di babak ketiga oleh lawannya yang tak lain adalah Roger Federer.

Djokovich tersingkir

Petenis Serbia, Novak Djokovic bermain melawan petenis Korea Selatan Chung Hyeon
Petenis Serbia Novak Djokovic tidak dapat menyaingi petenis muda Korea Selatan. (AP: Dita Alangkara).

Juara dunia enam kali, Novak Djokovic, tersingkir dari arena Australia Open di babak keempat setelah kekalahan tidak terduga oleh petenis Korea Selatan, Hyeon Chung yang berjuang tanpa lelah untuk meraih kemenangan dengan skor 7-6 (4), 7-5, 7-6 (3) yang menakjubkan.

Petenis Hyeon Chung yang baru berusia 21 tahun dan saat ini tercatat menempati peringkat ke-58 di dunia, telah membuktikan dirinya sebagai lawan yang tidak dapat disingkirkan, ia meladeni dengan tangkas seluruh kemampuan yang bisa dilakukan oleh mantan petenis nomor satu dunia yang menjadi lawannya dan mengembalikannya dengan penuh semangat.

Dua tahun pasca kalah dua set langsung oleh Djokovic di tempat yang sama di Rod Laver Arena, Chung yang berkacamata itu telah membalikan situasi dan mengklaim kemenangan terbesar dalam karirnya.

Petenis Korea Selatan, Chung Hyeon bermain melawan petenis Serbia, Novak Djokovic
Dengan kemenangan ini, Hyeon Chung menjadi orang Korea Selatan pertama yang berhasil melaju ke babak perempat final Grand Slam. (AP: Andy Brownbill).

Dia juga berhasil mencatatkan diri sebagai petenis Korea Selatan pertama yang berhasil mencapai babak perempat final Grand Slam dan akan menjadi petenis favorit untuk mencapai semifinal setelah petenis Amerika Tennys Sandgren.

“Saya tidak tahu bagaimana saya akan menang malam ini, saya merasa terhormat bisa bermain melawan Novak dan dengan senang melihatnya kembali ke Turnamen ini,” kata Chung di lapangan saat rekan-rekan senegaranya bersorak di tribun.

Dalam pertandingan ini, Djokovic tampil mengenakan pembebat di lengannya sebagai akibat dari cedera siku yang membuatnya absen tahun lalu.

Petenis Serbia itu sesekali tampak meringis dan sempat mendapatkan perawatan di bagian kakinya usai kehilangan set pertama.

“Selamat kepada Chung atas penampilan luar biasa,” kata Djokovic.

“Dia pantas menang. Kapan pun dia dalam masalah dia selalu berhasil keluar dengan beberapa pukulan yang bagus dan di belakang pertandingan dia seperti tembok.” (AP/ABC/Reuters/australiaplus.com/swh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*