PUISI: Horja Godang, Pesta Itu*

Ilustrasi (Sumber: www.tribunnews.com)

Oleh: HERMAN SYAHARA

Para tetua pun bersepakat
setelah sepuluh kerbau tersehat ditetak
atas nama Rabb yang maha hak
dan kepalanya dipajang di halaman bersama bendera adat.

Uning-uningan telah dimainkan
: hentak gordang sembilan
gaung gong, tawak-tawak, talempong, dan cenang
serta lengking tiupan suling
beriringan meniti udara
diikuti gerak sepuluh jari
dan liuk tubuh dalam manortor
seirama riak sungai Batang Gadis
senada alun ombak Pantai Natal.

Mora, kahanggi, dan anak boru telah merapat.
tiga puluh raja telah sepakat
lima ribu tamu telah dicatat.

Ulos telah dikenakan
Air sirih telah dibasuhkan
Beras kuning telah disemaikan
Syair-syair telah dipersembahkan.

Ayo kita mulai berhajat
sebagaimana diatur adat:
rendahkan ke bumi semua pangkat
Ayo kita mulai berhajat
sebagaimana diwajibkan ayat-ayat:
naikkan ke langit segala munajat.

25/11/2017

*Terinspirasi pesta adat Mandailing untuk mempelai Bobby-Kahiyang yang ditayangkan televisi berhari-hari.

Be the first to comment

Leave a Reply