Ngunduh Mantu Jokowi Menjadi Pesta Rakyat

Perhelatan ngunduh mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby - Kahiyang Ayu, di Bukit Hijau Regency Taman Setia Budi Indah Medan, Sumatera Utara (Sumut), 24 - 26 November 2017 mendatang, sudah tinggal menghitung hari.

Medan, Baranews.co – Perhelatan ngunduh mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby – Kahiyang Ayu, di Bukit Hijau Regency Taman Setia Budi Indah Medan, Sumatera Utara (Sumut), 24 – 26 November 2017 mendatang, sudah tinggal menghitung hari. Masyarakat antusias untuk menantikan berlangsungnya acara yang bernuansa adat Tapanuli Selatan tersebut.

“Respons masyarakat sangat tinggi menyambut acara ini. Bahkan, tidak sedikit di antara warga yang menawarkan rumah sebagai tempat persinggahan sementara Bapak Presiden beserta keluarga besar dari Solo, sebelum acara adat itu dilaksanakan,” ujar Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Cucu Somantri di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (16/11).

Pangdam mengatakan, pesta ngunduh mantu Presiden Joko Widodo, dinilai masyarakat sebagai bagian dari pesta rakyat. Sebab, masyarakat sangat antusias dan ingin menyaksikan acara adat itu berlangsung. Oleh karena itu, segala persiapan untuk melakukan pengamanan sudah disiapkan.

“Untuk penginapan Bapak Presiden sudah disiapkan di hotel. Ini sebagai tempat istirahat Bapak Presiden, sebab tidak seharian berada di tengah lokasi acara. Setelah selesai beristirahat, Presiden kembali lagi ke lokasi acara pesta tersebut. Segala sesuatu untuk pengamanan dari kegiatan Presiden sudah disiapkan,” katanya.

Beberapa di antara persiapan itu adalah dengan memberlakukan kartu tanda pengenal, melakukan pendataan terhadap tamu yang masuk. Penghuni komplek juga sudah didata dan diberikan tanda pengenal.

“Bapak Presiden menginginkan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa adanya penutupan jalan seiring dengan adanya acara ngunduh mantu. Kami tidak melakukan penutupan jalan, hanya pengalihan saja. Tim gabungan TNI dan Polri sudah mempersiapkan pengalihan jalan tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, paman Bobby Nasution, Doli Siregar menyampaikan, penabalan marga buat Kahiyang rencananya dilakukan tanggal 21 November 2017. Kahiyang ditabalkan marga menjadi Boru Siregar. Penabalan marga ini rencananya dilaksanakan di kediaman saya di Jl STM Medan.

Doli mengatakan, keluarga besar dari Bobby Nasution mempunyai dasar yang kuat dalam memberikan marga sebagai Boru Siregar terhadap Kahiyang Ayu. Putri Presiden itu sangat tepat menyandang marga tersebut. Sebab, Ibunda Bobby Nasution bermarga Siregar. Penabalan marga itu sesuai dengan kesepakatan seluruh keluarga besar.

“Untuk acara adat rencananya dilaksanakan tanggal 24 dan 25 November 2017, yang mulai dilaksanakan sekitar pukul 06.00 WIB. Sementara itu, untuk acara resepsi dilaksanakan 26 November 2017. Pasangan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, rencananya sudah tiba di Medan, 19 November 2017,” katanya.

Bobby merupakan putra dari pasangan Almarhum Erwin Nasution, mantan Dirut PTPN IV dan Ade Hanifah Siregar. Erwin meninggal dunia pada 18 Januari 2017. Saat itu, Kahiyang Ayu juga melayat ke rumah duka.

Menurutnya, seluruh persiapan acara ngunduh mantu Presiden Jokowi itu sudah disiapkan. Dari pihak wedding organizer sudah melakukan pemasangan tenda, penyusunan acara, baik itu hiburan, sound system, dokumentasi, akses keluar dan masuk maupun lainnya.

Asisten Jaringan Perusahaan Listrik Negara Area Medan, Ricky Yakob menyampaikan, persiapan dalam acara ngunduh mantu Presiden Jokowi, sudah mencapai 80 persen. Persediaan listrik di acara itu sebesar 1.000 Kilowatt (KW). Semua ketersediaan ini dipastikan sudah rampung 20 November 2017, atau empat hari sebelum acara ngunduh dilaksanakan.

“Pada tanggal 20 dan 21 November, kita melakukan ujicoba di lokasi acara. Kita juga melakukan pembersihan jaringan yang terkena pohon. Ini penting dilakukan agar tidak ada kendala saat acara. Kami menyiagakan kondisi listrik dengan memasang trafo 2 x 630 KVA. Servis pengerjaannya di Bukit Hijau Regency (BHR) Taman Setiabudi Medan,” jelasnya.

Ditambahkan, bentuk antisipasi lain untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan menyangkut persoalan listrik, PLN juga menyiapkan mesin genset dengan daya mencapai 3 x 500 KVA. Dengan demikian, segala persiapan dalam acara ngunduh mantu Presiden Jokowi, semuanya sudah dimatangkan.
Sumber: Suara Pembaruan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*