Alasan untuk Tidak Makan Berlebihan

Meski sudah tahu bagaimana menjalankan pola makan serta pola hidup yang baik, manusia terkadang enggan untuk melaksanakan dan menerapkannya sehingga diabetes tak segan-segan mendekati hidup kita.

Jakarta, Baranews.co – Meski sudah tahu bagaimana menjalankan pola makan serta pola hidup yang baik, manusia terkadang enggan untuk melaksanakan dan menerapkannya sehingga diabetes tak segan-segan mendekati hidup kita.

dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD, mengatakan bahwa manusia cenderung menumpuk makanan. Saat deadline makan, saat stres makan, alhasil kita menimbun banyak sekali makanan sehingga berisiko terkena diabetes. Oleh karena itu hindari makan berlebihan.

“Yang pertama adalah jangan makan terlalu banyak. Kita ini sebetulnya hidup cukup dengan 1000 kalori. Orang Harvard mengeluarkan data, cukup 1000 kalori kita bisa bekerja, kita bisa main, kita bisa menulis, kita bisa jadi wartawan,” ucap dr Roy, sapaan akrabnya.

“Semua melakukan kesalahan yang sama. Jadi aturlah makanan, nggak perlu harus menimbang-nimbang lagi, saya cuma pesan satu, jangan makan terlalu banyak,” sambung dr Roy.

Kemudian yang kedua, imbuh dr Roy adalah dengan mengontrol berat badan. Ia menegaskan bahwa tidak ada manfaat yang didapat dari tubuh yang gemuk.

“Coba lihat berat badanmu. Kontrolah berat badan. Mulailah untuk melihat berapa berat badannya,” pungkas dr Roy.

Manajemen selanjutnya adalah berolahraga. Sering-seringlah melalukan aktivitas fisik untuk mengurangi risiko diabetes tersebut. Namun terakhir yang paling penting adalah edukasi.

“Kalau lagi keluar negeri, lagi musim dingin ataupun musim panas bawalah sepatu kets. Simpel. Sesimpel itu,” ucap dr Roy. (detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply