Meski Ada Ancaman Teroris, Jokowi Tetap Temui Warga di Cirebon

Polisi menangkap seorang terduga teroris di Cirebon, Jawa Barat, yang diduga hendak menyerang Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja di Cirebon. Meski ada ancaman, Jokowi tetap melakukan kunjungan kerja tersebut.

Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri bersilaturahmi dengan masyarakat di Gedung Perpusnas, Jakarta, Kamis (14/9) siang. (Sumber: setkab.go.id/Rahmat/Humas)

Cirebon, Baranews.co – Polisi menangkap seorang terduga teroris di Cirebon, Jawa Barat, yang diduga hendak menyerang Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja di Cirebon. Meski ada ancaman, Jokowi tetap melakukan kunjungan kerja tersebut.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan Jokowi tetap melakukan kunjungan kerja di Cirebon. Bahkan Jokowi turun ke lapangan menemui warga.

“Kunker (kunjungan kerja) berjalan tetap sesuai jadwal. Presiden seperti biasa, turun dari mobil menyerahkan sembako ke masyarakat,” kata Bey, Senin (18/9/2017).

Berdasarkan pantauan, Jokowi bertolak menuju Cirebon dari Bandra Adisudjipto Yogyakarta sekitar pukul 16.30 WIB dan tiba di Bandara Cakrabhuana Cirebon sekitar pukul 17.30 WIB, Senin (18/9). Begitu tiba, Jokowi langsung menyapa masyarakat dan memberikan sembako.

Polisi sebelumnya meringkus seorang terduga teroris berinisial IM (31) menjelang kedatangan Presiden Jokowi di Cirebon. Polisi menemukan 5 molotov yang telah disebarkan IM.

“Kita menemukan ada lima buah bom molotov,” ucap Dir Reskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana saat dimintai konfirmasi via telepon, Senin (18/9). (detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply