Berkat Jokowi, BBM di Halmahera Turun Dari Rp 12.000 Jadi Rp 6.500

Sumber: detiknews/Wilpret Siagian

TERNATE, Baranews.co – Masyarakat di delapan Kecamatan di Kabupaten Halamahera Selatan, Maluku Utara bersyukur bisa menikmati BBM harga murah. Masyarakat yang mendiami sekitar 400 pulau itu, selama ini membeli BBM jenis Premium dan Solar Rp 12.000/liter.

Selain harga yang cukup mahal quota juga terbatas, akhirnya masyarakat hanya dapat membeli maksimal 5 liter.

“Kami biasa beli minyak dengan harga Rp 12.000 dan tidak boleh lebih dari 5 liter,” ujar Syamsul, salah satu warga kampung Busua, kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Kamis (24/8/2017).

Menurut Syamsul, masyarakat di Halmahera Selatan pada umumnya adalah petani ladang (kebun) dan nelayan. Di mana ladang masyarakat berada pada pulau yang terpisah dengan kampung mereka tinggal.

“Kita tinggal di sini (pulau Mauri) tetapi kebun kita ada di pulau Bancan. Jadi kita ke sana itu naik ketinting (perahu) sekitar 1 jam, menghabiskan minyak 3 liter lah pulang pergi,” katanya.

Namun. kata dia, yang menyulitkan masyarakat, karena harga minyak mahal dan sulit didapat, mereka pergi di kebun hanya 2 kali seminggu.

“Alhamdulillah, kalau harga BBM sudah Rp 6.500 per liter dan mudah didapat kerena sudah ada SPBU kami bisa setiap hari pergi di kebun,” tambahnya.

Bupati Halmahera Selatan, Muhamad Kasuba, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena telah melihat kesulitan yang dialami masyarakat kami di Halmahera Selatan ini dengan memberikan harga BBM sama dengan di Jawa dan terima kasih buat Pertamina yang telah membangun SPBU di kampung Mauri, Kecamatan Kayoa ini.

“Selama ini kami kesulitan mendapatkan BBM di pulau-pulau ini. Kami harus menunggu kapal-kapal datang baru bisa dapat minyak,” ujarnya saat memberikan sambutan pada peresmian SPBU Kompak di kampung Mauri, Kecamatan Kayoa.

Bupati mengatakan, sejak Indonesia ada baru sàat ini masyarakat di kabupaten Halmahera Selatan merasakan harga BBM di sini sama dengan di Jawa. “Saya juga berharap tidak saja harga BBM bisa sama dengan di Jawa, tetapi juga harga-harga kebutuhan pokok lainnya,” harapnya. (wdl/wdl)/Wilpret Siagian – detikFinance/if

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*