Bahaya Hobi Gigit-gigit Kuku: Dari Infeksi Hingga Gigi Rusak

Bukan sekadar membuat kuku menjadi rusak dan pendek, hobi gigit-gigit kuku juga memberi efek buruk bagi kesehatan. Di antaranya infeksi dan merusak gigi.

Baranews.co – Bukan sekadar membuat kuku menjadi rusak dan pendek, hobi gigit-gigit kuku juga memberi efek buruk bagi kesehatan. Di antaranya infeksi dan merusak gigi.

Ya, kebiasaan ini kini tak cuma dilakukan saat stres, tapi juga jadi kebiasaan harian. Hati-hati, efeknya tak cuma pada kuku tapi juga bagian tubuh lainnya seperti gigi.

Seperti dirangkum dari Men’s Health, berikut bahaya dari kebiasaan menggigiti kuku:

infeksi bisa terjadi di kuku.Infeksi bisa terjadi di kuku. Foto: Thinkstock

1. Infeksi

Jika Anda menggigiti kuku terlalu dalam, maka bagian kulit halus di bawah kuku bisa menjadi terluka dan bahkan sampai berdarah. Kondisi ini tentu membuat bakteri atau patogen di dalam mulut serta lingkungan luar mudah masuk, yang berakibat pada infeksi.

2. Peradangan

Komposisi kimia pada air liur mampu memecah lemak dan molekul makanan lainnya. Nah, kondisi ini disampaikan oleh pakar kesehatan kulit dari George Washington University, Adam Friedman, MD, dapat merusak kulit ujung jari Anda jika Anda terus-menerus menggigiti kuku.

“Untuk alasan yang sama, menjilati bibir Anda juga bisa membuatnya menjadi pecah-pecah. Ini adalah efek dari paparan air liur,” tutur Friedman.

Sakit perut karena sistem pencernaan tercemar bakteri dari tangan.Sakit perut karena sistem pencernaan tercemar bakteri dari tangan. Foto: ts

3. Memicu penyakit

Kuku dan tangan dipenuhi oleh berbagai jenis bakteri dan kuman, maka dari itu menggigiti kuku dan memasukkan jari ke dalam mulut tentu dapat membuat bakteri tersebut berpindah tempat.

Paparan kuman ini dapat memicu berbagai jenis penyakit, mulai dari pilek, sampai nyeri di perut. Maka dari itu, hindari sebisa mungkin kebiasaan menggigiti kuku atau memasukkan jari ke dalam mulut ya.

4. ‘Herpes jari tangan’

Nama resminya adalah herpetic whitlow atau abses herpetik. Disebut dengan sebutan herpes karena kondisinya mirip seperti herpes pada umumnya, yakni berupa pembengkakan dan kemerahan di jari tangan, serta seringkali dibarengi dengan rasa nyeri.

Jika Anda memiliki infeksi herpes oral, maka menggigiti kuku dapat membuat jari Anda ikut terinfeksi oleh virus herpes tersebut. Gejala awalnya bisa berupa demam, rasa nyeri di ujung jari, serta muncul pembengkakan yang biasanya berisi cairan nanah atau darah.

Gigi juga lama-lama bisa rusak.Gigi juga lama-lama bisa rusak. Foto: Thinkstock

5. Kerusakan gigi

Tak cuma kerusakan pada kuku, kebiasaan gigit-gigit kuku juga turut memengaruhi kesehatan gigi Anda. Dalam jangka panjang, menggigiti kuku dapat membuat gigi rapuh, terkikis, dan bahkan memicu penyakit gusi. (detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*