PIALA KONFEDERASI 2017: Jerman Juara, Sang Kapten Jadi Pemain Terbaik

Tiga peraih penghargaan individu di Piala Konfederasi 2017 adalah Julian Draxler (pemain terbaik), Claudio Bravo (kiper terbaik), dan Timo Werner (pencetak gol terbanyak), dianugerahi Bola Emas, Sarung Tangan Emas, dan Sepatu Emas seusai final di Saint Petersburg, Minggu (2/7/2017). (Sumber: kompas.com/AFP)

SAINT PETERSBURG, KOMPAS.com – Tim nasional Jerman menjadi juara Piala Konfederasi 2017. Gelar itu semakin lengkap lantaran kapten Julian Draxler dan penyerang Timo Werner meraih penghargaan individu.

Timnas Jerman keluar sebagai juara Piala Konfederasi 2017 setelah menekuk Cile 1-0 berkat gol tunggal Lars Stindl (menit ke-20) pada laga final di Saint Petersburg, Minggu (2/7/2017).

Kapten Der Panzer – julukan Jerman – pada kejuaraan pemanasan jelang Piala Dunia ini, Julian Draxler, berhak atas trofi Golden Ball alias Pemain Terbaik Turnamen berkat jasanya memimpin skuad eksperimental pelatih Joachim Loew ke tangga juara.

Gelandang berusia 23 tahun itu tampil dalam lima partai atau seluruh pertandingan yang dilakoni timnya di Rusia 2017.

Jagoan Cile, Alexis Sanchez, menjadi runner-up Pemain Terbaik dengan gelar Silver Ball, sedangkan Bronze Ball jatuh kepada rekan setim Draxler, Leon Goretzka.

Selain Draxler yang dinobatkan sebagai peraih Golden Ball, berikut para pemenang kategori individu dan anugerah Fair Play di Piala Konfederasi2017.

Secara hebat, Jerman menempatkan tiga pemain sekaligus di puncak daftar raja gol Piala Konfederasi 2017. Timo Werner, Lars Stindl, dan Goretzka sama-sama bikin tiga gol.

Werner paling unggul dan berhak atas Sepatu Emas menilik kontribusinya yang lebih vital bagi tim. Striker berusia 21 tahun itu melengkapi catatan tiga gol dengan dua assist.

Goretzka (3 gol, 0 assist) dan Stindl (3 gol, 0 assist) secara berurutan meraih Silver Boot dan Bronze Boot.

Masuknya Cile ke final membuahkan gelar ‘hiburan’ buat kiper mereka, Claudio Bravo. Ia membawa pulang Sarung Tangan Emas sebagai Penjaga Gawang Terbaik.

Aksi terhebatnya muncul ketika menggagalkan tiga eksekusi penalti pemain Portugal dalam babak adu penalti di semifinal.

Selain menjadi juara, timnas Jerman mendapatkan trofi Fair Play Award. Sepanjang turnamen, Die Mannschaft hanya mengoleksi 8 kartu kuning dan tanpa kartu merah dari lima partai. (Beri Bagja)/JUARA/kompas.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*