10 Benda Yang Hampir Pasti Ada di Rumah Tangga Jerman

Sumber: dw.com

Benda-benda ini hampir pasti bisa Anda temukan di sebagian besar rumah tangga Jerman. Penasaran, apa saja bendanya? Simak galeri foto berikut ini.

Eierschalensollbruchstellenverursacher (cc-by-sa/Rotatebot)

Wadah telur rebus

Telur rebus banyak disukai sebagai bagian dari sarapan. Untuk menampung telur-telur itu, sebagian besar rumah tangga Jerman memiliki berbagai wadah telur rebus, beberapa bahkan dilengkapi sendok dan tempat garam. Bahkan ada perangkat yang dirancang khusus, yang dikenal sebagai “Eierschalensollbruchstellenverursacher,” atau ‘penyebab keretakan pada cangkang’.

Bottles to recycle (picture-alliance/dpa)

Botol untuk didaur ulang

Warga Jerman terbiasa mendaur ulang, terutama bila menyangkut “Pfandflaschen,” atau botol bekas pakai. Botol gelas dan plastik ini dikumpulkan di rumah atau gudang dan kemudian dimasukkan ke tas kantung atau wadah botol dan dibawa ke supermarket untuk dikembalikan dan ditukar dengan uang tunai. Biasanya tiap botol dihargai 1.200 sampai 3.500 rupiah. Lumayan kan?

Kitchen towels

Lap Dapur

Jerman memang bukan satu-satunya negara yang pasti punya lap dapur di rumah warganya. Tapi Anda akan menemukan koleksi yang menakjubkan lap-lap dapur ini di kebanyakan rumah tangga di Jerman. Meskipun model yang lebih baru menampilkan desain yang unik, motif atau pola yang umum bentuknya tak jauh beda selama beberapa dekade. Lap seperti ini lebih ekonomis dan ekologis dibanding lap kertas.

Bucket of soapy water (picture-alliance/dpa)

Rangkaian produk pembersih

Jika Anda menumpahkan sesuatu di dalam rumah tangga Jerman, Anda beruntung. Banyak orang Jerman dilengkapi dengan perelatan lengkap persediaan pembersih untuk setiap permukaan di rumah mereka. Ada produk pembersih untuk kaca, ubin, keramik, kayu, kayu imitasi, logam dan bahkan pembersih yang didesain khusus untuk perapian di kompor listrik. Selamat menggosok!

Person using a toilet brush (Colourbox)

Sikat toilet

Meskipun benda bernama “Klobürste” ini biasanya tersedia di banyak negara, entah bagaimana tampaknya jauh lebih menonjol di Jerman. Orang Jerman kebanyakan rajin melakukannya karena kebanyakan tak punya asisten rumah tangga. Noda kotoran di toilet cepat disikat bersih begitu selesai digunakan.

Book shelf (picture-alliance/eb-stock)

Dinding penuh buku

Orang Jerman tidak terlalu pandai memamerkan sesuatu, kecuali jika menyangkut buku mereka. Di dalam hampir setiap rumah di Jerman, Anda akan menemukan sebuah rak – seringkali mencapai langit-langit – penuh dengan buku, entah buku klasik yang ditulis oleh filsuf Jerman atau mengenai tren arsitektur terbaru. Tak jelas berapa banyak buku yang benar-benar dibaca pemilik rumah

Binders (Olaf Wandruschka - Fotolia.com)

Penyimpan dokumen

Ini benda ekstra untuk menyimpan barang mereka yang paling berharga: dokumen. Orang Jerman menyimpan hati-hati dokumen mereka – sertifikat, rekening, surat pengembalian uang pajak, kontrak, laporan bank, surat berharga. Itu semua harus disortir dengan benar, disusun dan disimpan. Jadi Anda akan sering menemukan sepasukan map besar yang dirancang khusus untuk kebutuhan ini.

Windows closed with shutters (picture-alliance/dpa/A. Weigel)

Tutup jendela yang benar

Kekhawatiran Jerman terhadap privasi sangat terkenal dan Anda dapat melihatnya dengan baik jika melihat jendela depan mereka. Banyak rumah tangga Jerman memiliki penutup jendela logam yang disebut “Rollladen” (tiga huruf ‘L‘, jadi bukan salah ketik) yang bisa digulung ke atas atau diulurkan ke bawah untuk menutupi jendela, untuk melindungi rumah dari sinar matahari terik, dan tetangga yang usil.

Hausschuhe (picture-alliance/Bildagentur-online/Tetra)

Sepatu atau sandal rumah

Di banyak negara, orang melepas sepatu mereka saat mereka memasuki rumah. Meski begitu, banyak orang asing yang terkesan dengan bagaimana orang Jerman punya alas kaki yang lebih nyaman begitu mereka tiba di rumah atau bangun dari tempat tidur. Benda ini disebut “Hausschuhe,” atau sepatu rumah.

Double bed with separate blankets

Selimut masing-masing

Tempat tidur Jerman memprioritaskan kepraktisan, terutama bila menyangkut selimut. Banyak pasangan tidur dengan masing-masing selimut di tempat tidur. Mengapa berbagi satu selimut, jika setiap orang bisa punya selimut sendiri-sendiri? Para bujangan kini menertawai hal itu, tapi tunggu jika mereka sudah punya pasangan, akankah berbagi selimut? [(Ed: Brändlin/Grenier/ap/ml)/dw.com/swh].

Be the first to comment

Leave a Reply