William Pacheco Lakukan Blunder, Teco Akui Kurang Konsentrasi

“Kurang konsentrasi, dia (William Pacheco) salah antisipasi. Saat gol terjadi, kami hilang konsentrasi dan itu buat Persela bisa cetak gol,”

Baranews.co – Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra mengakui bahwa tim asuhannya kurang konsentrasi saat kalah 0-1 Persela Lamongan dalam pertandingan yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (10/5/2017) petang.

Imbas dari kurang konsentrasi tersebut, Ivan Carlos berhasil membobol gawang Andritany Ardhiyasa pada menit ke-31. Dia memanfaatkan blunder yang dilakukan William Pacheco.

“Kurang konsentrasi, dia (William Pacheco) salah antisipasi. Saat gol terjadi, kami hilang konsentrasi dan itu buat Persela bisa cetak gol,” ucap Teco, sapaan akrab Stefano Cugurra, selepas pertandingan.

Ia juga mengakui, lini depan tim asuhannya yang dihuni Luis Junior dan Bruno Lopes kurang tajam dalam menyelesaikan beberapa peluang yang didapat. Padahal, ia juga sempat memasukkan Bambang pamungkas dan Rudi Widodo pada babak kedua, guna mengejar ketertinggalan.

“Bambang dan Rudi Widodo sudah coba kami masukkan pada babak kedua, tapi tim lawan sudah panas dan main lebih bagus. Babak kedua kami mulai menyerang dan sempat ciptakan beberapa peluang, tapi kami sekali lagi tidak bisa cetak gol, ini kesalahan kami,” kata dia.

“Siapa pemain yang mau kalah, mereka telah bekerja. Seperti pertandingan ini, tim sudah bekerja bagus, tapi kami tidak bisa cetak gol. Padahal saya pikir, satu poin bisa kami dapat,” ujar Teco.

Teco pun memuji penampilan Persela, termasuk penampilan gelandang asing Kosuke Uchida. Dia mengakui, pemain asal Jepang itu cukup mobile dan menyulitkan timnya untuk berkembang.

“Kami harus kredit juga kepada pemain Jepang Persela hari ini. Dia main bagus, agresif jemput bola. Ke depan, kami harus kerja keras dalam latihan agar maksimal saat pertandingan,” tutur dia.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Maman Abdurrahman, yang dimainkan Teco usai William Pacheco mengalami cedera. Ia melihat, penampilan rekan-rekannya sebenarnya sudah cukup bagus, hanya saja belum dinaungi keberuntungan.

“Kami akui mungkin belum ada dewi fortuna, tapi kami akan terus berusaha dan bekerja keras lagi dalam latihan, untuk bisa lebih baik dan bikin gol, serta tentunya meraih kemenangan,” kata Maman.

Ia pun sepakat dengan Teco, bahwa skuad Persela bermain lebih bagus ketimbang Persija. Maman berharap, akan ada perubahan permainan tim yang diperkuatnya dalam waktu dekat, sehingga mampu memenangi dua pertandingan yang akan dijalani di kandang sendiri. (kompas.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*