Politikus PKS Yang Dijemput Densus Berniat Salurkan Dana ke Pengungsi Turki

Kumpulan foto kronologis penjemputan politikus Muhammad Nadir Umar di Bandara Juanda (Sumber: tribunnews.com/tribunjatim.com)

JAKARTA, Baranews.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pasuruan Muhammad Nadir Umar dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Budi Mastur hanya berniat untuk menyumbangkan dana ke pengungsi Turki dan Lebanon.

Nadir dan Budi masuk ke wilayah Suriah dengan menggunakan perlindungan relawan misi kemanusiaan, Yayasan Qouri Umah. Keduanya hendak menyerahkan dana sebesar 20 ribu US Dollar atau sekitar Rp 266,9 juta.

Kepala Biro Penerangan Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, rencananya dana itu akan didonasikan kepada para pengungsi di Turki dan Lebanon. Keduanya bukan ditangkap oleh Densus 88 di Terminal T2 Bandara Internasional Juanda. Hanya berstatus deportan dari Turki dan tidak akan dipidana.

“Bukan ditangkap namun dijemput. Karena setiap deportan yang berhubungan dengan Turki maupun informasi radikal dair pemerintah lain, seperti biasanya apabila ada FTF yang dideportasi, diberitahukan ke Densus 88. Untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Rikwanto melalui pesan singkat, Minggu (9/4/2017).

Keduanya dijemput pada Sabtu (8/4/2017) sekitar pukul 15.00 WIB dengan status deportan. Nadir dijemput di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, sementara Budi dijemput di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

“Dijemput dua orang yang dideportasi dari Turki melalui Malaysia di Bandara Juanda Surabaya dan Husein Sastra Negara Bandung,” ujar Rikwanto. (Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan/tribunnews.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*