Relawan Sholawat Yakini Ahok-Djarot Bawa Kemaslahatan Masyarakat Jakarta

Ribuan masyarakat Rawamangun Jakarta Timur bersama para relawan yang tergabung dalam Shohib Relawan Djarot (Sholawat) pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) di gedung KNPI, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (4/2/2017) sore. Hadir Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Habib Kholil Basaiban, Ustadz M. Firdauz, Ketua DPP PDI Perjuangan Wiryanti Sukamdani dan berbagai unsur masyarakat lainnya. (Sumber: tribunnews.com)

JAKARTA, Baranews.co – Sekitar dua ribu masyarakat Rawamangun, Jakarta Timur, bersama para relawan yang tergabung dalam Shohib Relawan Djarot (Sholawat) pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) kembali menyerukan ukhuwah Islamiah dan melawan upaya perpecahan yang dilakukan orang-orang dengan menebar isu SARA.

Pada kesempatan itu hadir Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Habib Kholil Basaiban, Ustadz M. Firdauz, Ketua DPP PDI Perjuangan Wiryanti Sukamdani dan berbagai unsur masyarakat di gedung KNPI, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (4/2/2017) sore.

Dipimpin Ustadz M Firdauz relawan Sholawat mengucapkan ikrar mendukung pasangan calon yang mengawal NKRI dan Pancasila.

“Sebagai relawan Sholawat kami bersumpah menjaga tradisi dan budaya dengan mendukung pasangan calon yang membawa kemaslahatan bagi umat Islam tradisional Jakarta, NU, dan Betawi. Sebagai relawan Sholawat, kami bersumpah akan konsisten mendukung gerakan Isalam yang ramah, toleran dan moderat dan konsisten mengawal Islam Rahmatan Lil Alamin,” ucap para relawan Sholawat.

Saat diberi kesempatan memberikan sambutan, Hasto mengatakan, isu SARA dan upaya memecah belah anak bangsa dilawan dengan program yang berpihak pada rakyat Jakarta. Hal ini ditunjukkan pasangan Ahok-Djarot dengan membangun sarana ibadah yang lebih nyaman dan baik. Juga menutup adanya ruang korupsi, ruang mark up anggaran di DKI dengan tujuan agar semua program benar-benar untuk kemaslahatan umat.

“Pak Ahok-Djarot juga membersihkan sungai dan melestarikan kebudayaan serta mempunyai komitmen pada kaum dhuafa dengan KJP, KJS dan Kartu Lansia. Ini semua buat kenyamanan masyarakat DKI yang berbudaya. Sebab kita negara Pancasila yang berbeda-beda tetapi tetap satu Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Ustadz M Firdauz mengatakan ada tiga alasan kenapa penting melakukan sholawat ukhuwah Islamiah bagi masyarakat untuk mendukung pasangan Ahok-Djarot.

Pertama, karena banyak isu SARA dan munculnya kelompok anti NKRI dan mengancam kedaulatan bangsa Indonesia.

Kedua, muncul kelompok anti tradisi dan budaya dengan menyebarkan kampanye bid’ah dan tidak syar’i.

“Ketiga, muncul gerakan Islam radikal yang mengkafirkan sesama umat Islam lalu mengedepankan kekerasan dan radikalisme yang sangat berpotensi memperburuk citra Islam yang rahmatan lil alamin,” katanya. (tribunnews.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply