OPERASI TANGKAP TANGAN: KPK Ungkap Suap Penjualan Kapal ke Filipina

Ilustrasi (Sumber: MohPahPoh - blogger)

JAKARTA, Baranews.co – Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap kasus dugaan suap terkait penjualan kapal yang diproduksi badan usaha milik negara PT PAL ke Filipina. KPK menangkap sejumlah orang terkait kasus suap ini di Surabaya dan Jakarta, Kamis (30/3).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan adanya operasi tangkap tangan di Jakarta dan Surabaya tersebut. Penangkapan tersebut diakui terkait dugaan suap atau pemberian hadiah dalam hal bisnis perkapalan oleh BUMN yang melibatkan pejabat penyelenggara negara.

“Akan kami sampaikan hasil pemeriksaan itu kemudian, termasuk siapa saja yang akan ditingkatkan ke penyidikan. Termasuk juga alat bukti yang kami dapatkan di lapangan,” jelasnya.

Dari informasi yang diperoleh Kompas, operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK kemarin terkait dengan penjualan kapal oleh PT PAL ke Filipina. Penjualan kapal ke Filipina ini diduga melibatkan perusahaan perantara yang memberikan kick back (suap) ke penyelenggara negara yang nilainya mencapai 4,5 persen dari nilai proyek. Kick back ini melebihi biaya pemasaran yang seharusnya hanya 2 persen dari nilai proyek.

Hingga kini tim KPK masih memeriksa sejumlah pihak yang ditangkap di Jakarta maupun di Surabaya. Mereka yang ditangkap di Jakarta hingga Kamis malam masih menjalani pemeriksaan intensif. Sementara untuk yang ditangkap di Surabaya, Febri mengaku belum memperoleh informasi lebih lanjut.

“Besok (Jumat), kami akan memberikan penjelasan lebih lanjut,” katanya.

Secara terpisah, Manajer Hubungan Masyarakat PT PAL Bayu Witjaksono membantah ada operasi tangkap tangan terhadap direksi PT PAL di Surabaya. Sejak Kamis pagi hingga pukul 21.00, jajaran direksi masih berada di kantor Surabaya. Mereka mengadakan rapat tertutup dengan tamu perusahaan.

“Ada beberapa (direksi dan komisaris) yang sedang tidak berada di kantor. Kami sedang menelusuri keberadaannya,” katanya. (MDN/SYA)/Harian KOMPAS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*