Suporter Masuk Lapangan, Barca Didenda UEFA

Para suporter Barcelona masuk ke lapangan setelah tim kesayangan mereka melakukan comeback luar biasa melawan Paris Saint-Germain. Kejadian itu membuat Barca dijatuhi denda oleh UEFA.

Nyon, Baranews.co – Para suporter Barcelona masuk ke lapangan setelah tim kesayangan mereka melakukan comeback luar biasa melawan Paris Saint-Germain. Kejadian itu membuat Barca dijatuhi denda oleh UEFA.

Barca lolos ke perempatfinal Liga Champions setelah menang telak 6-1 atas PSG di Camp Nou, 8 Maret silam. Kemenangan tersebut menjadi balasan atas kekalahan 0-4 dari PSG di Paris.

Kelolosan Barca ditentukan lewat gol Sergi Roberto di detik-detik terakhir injury time. Begitu Sergi Roberto menjebol gawang PSG, kubu Barca langsung bersuka cita dan meluapkan kegembiraannya.

Namun, momen kegembiraan Barca itu juga diwarnai oleh masuknya para suporter, yang tak bisa menahan diri untuk ikut melakukan perayaan bersama para pemain di atas lapangan.

Kejadian tersebut tak bisa ditoleransi oleh UEFA. Denda sebesar 19 ribu euro (sekitar Rp 273 juta) pun dijatuhkan kepada Blaugrana.

Hukuman untuk Barca ini juga berkaitan dengan “perilaku yang tidak tepat” karena mereka menerima lima kartu kuning pada pertandingan tersebut.

UEFA juga menjatuhkan denda kepada Napoli dan Saint-Etienne akibat ulah suporter masing-masing. Napoli didenda 38 ribu euro (sekitar Rp 546 juta), sementara Saint-Etienne 50 ribu euro (sekitar Rp 718 juta).

Napoli dihukum lantaran suporter mereka mengarahkan sinar laser ke lapangan, menyalakan kembang api, dan melemparkan berbagai benda pada laga babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid di San Paolo.

Sementara itu, hukuman untuk Saint-Etienne terkait penyalaan kembang api, pelemparan benda-benda, dan perilaku yang tidak pantas dari para suporter mereka pada laga babak 32 besar Liga Europa melawan Manchester United di Old Trafford.

Suporter Masuk Lapangan, Barca Didenda UEFA
Foto: Getty Images/Clive Brunskill

(detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*