KPK Periksa Direktur Produksi Citilink Indonesia

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah hari ini, Kamis (16/2/2017) mengagendakan pemeriksaan pada tiga saksi di kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls Royce PLC pada PT Garuda Indonesia.

JAKARTA, Baranews.co – ‎Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah hari ini, Kamis (16/2/2017) mengagendakan pemeriksaan pada tiga saksi di kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls Royce PLC pada PT Garuda Indonesia.

“Ada tiga saksi yang kami periksa untuk tersangka ESA,” ucap ‎Febri.

Febri menuturkan ketiga saksi itu yakni Batara Silaban, VP Aircraft Maintenance Management PR Garuda Indonesia, Hadinoto Soedigdo, Direktur Teknik PT Garuda Indonesia tahun 2007-2012 ‎ atau Direktur Produksi PT Citilink Indonesia tahun 2012-sekarang.

“Saksi terakhir yakni Devijati Wahjudo, dari pihak swasta yang juga diperiksa untuk tersangka ESA,” tambah Febri.

Untuk diketahui, Emirsyah Satar (ESA) yang adalah mantan Dirut Garuda diketahui menerima suap terkait pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia. Nilai suap itu lebih dari Rp 20 miliar dan bentuk uang dan barang yang tersebar di Singapura dan Indonesia.

Dalam menangani perkara ini, KPK bekerja sama dengan penegak hukum negara lain karena kasus korupsi ini lintas negara.

Perantara suap, yakni Soetikno Soerdarjo (SS) diketahui memiliki perusahaan di Singapura. KPK menyatakan perkara ini murni perkara individu, bukan korupsi korporasi. Sehingga PT Garuda Indonesia dilepaskan dari perkara hukum ini.

Dalam perkara ini, Emirsyah Satar disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 juncto Pasal 64 ayat 1‎ KUHPidana.

Sedangkan Soetikno Soerdarjo‎ disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 juncto Pasal 64 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (tribunnews.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply